
Kadek Arel Bersama Timnas Indonesia. (Instagram Kadek Arel)
JawaPos.com-Kadek Arel lahir pada 2005, Denpasar, Bali. Kecintaannya pada sepak bola sudah terlihat sejak kecil, dirinya bahkan meminta hadiah ulang tahun untuk didaftarkan ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Guntur Denpasar.
Dilansir dari Kanal YouTube Sport77 Official, keluarganya kemudian mendirikan SSB sendiri. Paradise Football Academy, tempat dia mengasah kemampuan.
Berkat bakatnya, dia lolos seleksi di Bali United U-13 dan U-16, sebelum akhirnya dilirik talent scouting Timnas Indonesia U-16. Puncaknya Arel, saat dipromosikan ke tim senior Bali United pada usia 17 tahun, atas rekomendasi Yabes.
Di tim senior, dia berterima kasih kepada Coach Teco yang memberinya banyak kesempatan bermain, dengan debutnya melawan Persita.
Sebagai pemain muda, Arel tidak luput dari tekanan dan kritikan. Dia mengaku mengalami masa sulit setelah melakukan dua blunder di pertandingan pertama AFF U-23 melawan Malaysia.
"Saya sempat dibully habis-habisan setelah melakukan dua blunder di pertandingan pertama AFF U-23 melawan Malaysia," ujar Arel.
"Saya merasa butuh pemulihan mental, dan momen ini menjadi titik balik bagi saya," tambah dia.
Arel kehilangan kepercayaan, bahkan tekanan berlanjut saat dirinya melakukan blunder lain di Liga Champions Asia. Setelah serangkaian blunder dan cedera meniskus yang membuatnya harus istirahat.
Arel menyadari bahwa pemulihan mental adalah kunci. Panggilan ke Timnas U-20 menjadi titik baliknya untuk kembali membangun kepercayaan diri dan menjadi pemain lebih kuat secara mental.
Pada pengembangan diri, Arel memiliki ambisi besar untuk karir profesionalnya. Dia berambisi membawa Bali United menjadi juara di musim ini dengan kehadiran pelatih baru coach Jonny Johnson, dan berprestasi di kompetisi Asia.
"Saya yakin suatu saat saya akan dipanggil ke Timnas Indonesia senior," terang Arel.
"Saya memiliki impian untuk bisa bermain di luar negeri, terutama di Eropa, untuk keluar dari zona nyaman saya," lanjut dia.
Kadek Arel juga mengakui mengagumi Virgil van Dijk dan Rizky Ridho, menjadikan panutan dalam permainan dan kepemimpinan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
