
Pesepak bola Persija Jakarta Hanif Sjahbandi (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Dewa United Nahuel Messidoro (kanan) saat pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (16/9/2024). (Haritsah Almudatsir/Jawa P
JawaPos.com - Gelandang Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi mengaku tak masalah dengan rencana penambahan pemain asing dari delapan menjadi sebelas. Dia sebagai pemain akan selalu siap bersaing dan itu telah dibuktikan pada musim ini, di mana jumlah menit bermainnya sudah lebih banyak.
Rencana penggunaan 11 pemain asing telah dibeberkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator beberapa waktu lalu. Jumlah ini meningkat dari regulasi Liga 1 2024/2025, yakni 8 pemain asing bebas, dengan hanya 6 di lapangan.
Dalam wacana regulasi baru, setiap klub boleh merekrut 11 pemain asing bebas, dengan catatan hanya delapan pemain yang bermain di lapangan.
Regulasi ini menuai pro dan kontra. Terlebih, saat penetapan aturan 8 asing bebas, dengan 6 pemain di lapangan untuk Liga 1 2024/2025, sempat jadi pembicaraan dan banyak pemain lokal menolak.
Lantas bagaimana respons pemain lokal terhadap rencana regulasi 11 pemain asing bebas? Hanif Sjahbandi menyatakan bahwa dirinya tak terlalu khawatir. Dia akan tetap bersedia bersaing.
"Saya jujur tidak terlalu khawatir. Karena memang pada saat ini aja, kalau kita berkaca dua tahun yang lalu, mungkin awalnya itu ada empat pemain asing. Terus sekarang naik, jadi delapan dan bisa main enam pun juga," kata Hanif Sjahbandi di Jakarta International Stadium, (22/5).
Hanif Sjahbandi, gelandang Persija Jakarta pada sesi latihan jelang melawan Borneo (Dok. Persija.id)
"Saya jujur aja perbedaan jam main saya malah lebih banyak juga di sini dibanding musim lalu. Itu artinya kalau kita lihat secara profesional, pemain juga profesional. Persaingan. Tidak menjadi sebuah hal yang besar masalah," jelasnya menambahkan.
Pada Liga 1 2024/2025, Hanif Sjahbandi tercatat memainkan 32 pertandingan, dengan 18 di antaranya sebagai starter. Total menit bermainnya mencapai 1.871 menit.
Sementara pada musim sebelumnya (2023/2024), ketika kuota pemain asing adalah enam per tim dengan salah satunya berasal dari negara Asia Tenggara, Hanif Sjahbandi hanya memainkan 26 laga, dengan 20 pertandingan sebagai starter dan menit bermainnya cuma 1.699 menit.
"Kita sebagai pemain pun, jujur aja, kalau saya pribadi, yang saya jelaskan, saya dapat menit bermain banyak di musim ini yang mana pakai 8 pemain asing, 6 main. Jadi itu artinya kalau persaingan, tidak menjadi masalah besar," jelas Hanif.
"Justru, saya pun pribadi juga banyak sekali belajar dari mereka yang jelas. Klub-klub nanti gak akan mengambil pemain-pemain yang tidak tahu, entah berantah namanya dari mana. Pasti mereka cari kualitasnya, dan sebagainya," pungkasnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
