
Kiper Persebaya Ernando Ari menjadi salah satu pemain Liga 1 yang dipanggil Timnas Indonesia. (Media Persebaya)
JawaPos.com–PSSI melakukan naturalisasi pemain keturunan Indonesia untuk dijadikan WNI, terutama saat Kualifikasi Piala Dunia Putaran Ketiga Zona Asia. Skuad Timnas Garuda banyak diisi pemain keturunan yang bermain di Eropa.
Bahkan dalam starting eleven pun, keberadaan pemain lokal bisa dihitung dengan jari. Liga 1 pun tidak banyak menyumbangkan pemainnya ke dalam skuad Timnas Indonesia.
Namun, dalam menghadapi dua laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga, yaitu menjamu Tiongkok (5/6) dan bertandang ke Jepang (10/6), Liga 1 menyumbang 11 pemain untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
Hal ini tentu cukup membanggakan karena Liga 1 menunjukkan peningkatan kualitas, yang berdampak pada peningkatan performa sejumlah pemain lokal sehingga bisa dipanggil membela Timnas.
Nanti 11 pemain tersebut akan bergabung dengan sejumlah pemain Timnas yang bermain di luar negeri untuk menjalani pemusatan latihan di Bali pada 26 Mei.
Para pemain Liga 1 mengisi hampir seluruh sektor komposisi Skuad Garuda. Di sektor penjaga gawang, tiga dari lima nama yang dipanggil merupakan pemain yang bermain di Liga 1, yakni Ernando Ari (Persebaya Surabaya), Reza Arya (PSM Makassar), dan Nadeo Arga Winata (Borneo FC Samarinda).
Kemudian pada sektor lini pertahanan, Rizky Ridho yang bermain untuk Persija Jakarta masih menjadi langganan Timnas untuk mengisi bek tengah. Lalu ada juga Yakob dan Yance Sayuri yang tampil ciamik bersama Malut United dengan membawa ke papan atas.
Beralih ke sektor tengah, Coach Patrick Kluivert kembali memanggil Ricky Kambuaya yang tampil bersinar bersama Dewa United. Dia diharapkan bisa membantu menghidupkan lini tengah Timnas Indonesia.
Bergeser ke sektor serang, empat dari enam pemain depan dari Liga 1 yang turut dipanggil untuk melakukan pemusatan latihan antara lain Egy Maulana Vikri (Dewa United FC), Septian Bagaskara (Dewa United FC), Stefano Lilipaly (Borneo FC Samarinda), dan Ramadhan Sananta (Persis Solo).
Dari jumlah tersebut, penyumbang terbanyak untuk Timnas Indonesia adalah Dewa United, yaitu tiga pemain. Kemudian Malut United dan Borneo FC menyumbang dua pemain. Sedangkan Persebaya hanya menyumbang satu pemain, yaitu kiper Ernando Ari.
Uniknya, tidak ada satu pemain Persib pun yang dipanggil Patrick Kluivert. Padahal, Maung Bandung baru saja meraih gelar Liga 1 musim ini.
Persib setidaknya punya satu pemain lokal berkualitas yang layak masuk Timnas, yaitu Beckham Putra yang sudah menyumbang enam gol dan tiga assist bagi timnya.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia menempati posisi keempat klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan torehan sembilan poin. Skuad Garuda meraih dua kemenangan, tiga imbang, dan tiga kali kalah dalam delapan laga yang sudah dilalui.
Berikut adalah daftar penggawa Timnas Indonesia yang berlaga di Liga 1 musim ini seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru.
1. Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
2. Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda)
3. Reza Arya (PSM Makassar)
4. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
5. Yance Sayuri (Malut United FC)
6. Yakob Sayuri (Malut United FC)
7. Ricky Kambuaya (Dewa United FC)
8. Egy Maulana Vikri (Dewa United FC)
9. Septian Bagaskara (Dewa United FC)
10. Stefano Lilipaly (Borneo FC Samarinda)
11. Ramadhan Sananta (Persis Solo)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
