
Indra M Tohir, pelatih legendaris Persib Bandung yang pernah back to back juara pada era 1990-an. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Pelatih Bojan Hodak berhasil membawa Persib Bandung meraih pencapaian back to back juara. Tapi ternyata, juru taktik asal Kroasia itu bukanlah yang pertama melakukan hal tersebut.
Persib Bandung telah memastikan gelar juara Liga 1 Indonesia 2024/2025 tanpa perlu bertanding. Kepastian itu diperoleh setelah Persebaya Surabaya, satu-satunya tim pesaing gelar, bermain imbang 3-3 dengan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Senin (5/5) sore.
Hasil itu membuat Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan 64 poin, tak akan terkejar lagi oleh Persebaya maupun Dewa United FC. Sebab mereka unggul sepuluh angka, sementara kompetisi Liga 1 2024/2025 menyisakan tiga pertandingan lagi.
Ini menjadi gelar keempat yang diraih Persib di era Liga Indonesia setelah 1994/1995, 2014, dan 2023/2024. Sekaligus jadi yang kedua secara beruntun mengingat musim lalu Pangeran Biru juga keluar sebagai juara.
Istimewanya, dua gelar itu diraih Persib oleh pelatih yang sama. Yakni Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang berarti dia berhasil membawa Pangeran Biru back to back juara.
Bedanya, pada musim lalu Bojan Hodak mengantar Persib juara Liga 1 setelah mengalahkan Madura United FC dalam dua leg pertandingan final. Secara total agregat Pangeran Biru juara dengan skor 6-1.
Persib Bandung memastikan trofi juara di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat, 31 Mei 2024, dengan menundukkan tuan rumah Madura United dengan skor 3-1 pada leg dua. Sementara di leg pertama mereka menang 3-0 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, 26 Mei 2024.
Meski mencatatkan sejarah, Bojan Hodak ternyata bukan yang pertama dan satu-satunya pelatih yang berhasil membawa Persib back to back juara. Faktanya, dia mengikuti jejak Indra M Tohir yang pernah melakukan itu lebih dari 30 tahun silam.
Abah Tohir, sapaan akrab Indra M. Tohir, diketahui pernah melakukan back to back di kompetisi berbeda pada pertengahan dekade 1990-an. Saat itu, dia berhasil mengantar Persib juara pada musim pertamanya di menjuarai Kompetisi Perserikatan 1993/1994.
Persib Bandung besutan M Tohir kala itu juara usai mengalahkan PSM Makassar 2-0 pada pertandingan final di Stadion Utama Senayan Jakarta, 17 April 1994. Dua gol kemenangan Pangeran Biru disumbangkan Yudi Guntara menit 26 dan Sutiono Lamso menit 71.
Setahun kemudian, ketika PSSI melebur kompetisi perserikatan dan Galatama menjadi Liga Indonesia, Tohir masih dipercaya oleh manajemen sebagai pelatih. Dia pun melakukan tugasnya dengan baik dengan mengantarkan Persib menjadi kampiun edisi perdana Liga Indonesia.
Saat itu, Persib juara dalam pertandingan final yang berlangsung di Stadion Utama Senayan Jakarta, 30 Juli 1995, dengan menundukkan Petrokimia Putra 1-0 melalui gol tunggal Sutiono Lamso menit 76.
Menariknya lagi, dua pelatih yang mencatatkan sejarah back to back juara bersama Persib Bandung itu melakukannya di dua musim dengan format kompetisi berbeda. Kisah dan sejarah Tohir dan Hodak pun terasa kian spesial.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
