Paul Munster jelaskan atmosfer panas Derbi Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com-Persebaya Surabaya punya misi penting dalam duel Derbi Jatim melawan Arema FC di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, sore nanti. Mereka ingin mengkudeta posisi Dewa United yang kini masih menjadi runner-up.
Kebetulan, Dewa United baru saja menelan hasil buruk. Mereka kalah 2-1 dari Malut United pada 25 April lalu. Kekalahan itu membuat mereka hanya unggul satu poin dari Persebaya. Karena itu, jika menang, Green Force otomatis akan naik ke posisi kedua.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. "Saya tidak mau mengatakan kalau itu adalah sebuah keuntungan bagi kami. Tapi, ketika tim lain kehilangan poin, kami harus tetap terus melaju. Kami harus fokus dengan tim kami sendiri," kata mantan pelatih Bhayangkara FC itu.
Baginya, finis di posisi kedua musim ini bukan hal yang mustahil. Bahkan, Munster juga ingin terus mendekati Persib. Maung Bandung yang kini ada di puncak klasemen memang jadi kandidat kuat peraih gelar juara. Mereka kini unggul 11 poin dari Dewa United yang ada di posisi kedua.
Meski begitu, Munster belum mau lempar handuk. "Kami harus terus meraih poin (penuh). Masih ada lima pertandingan lagi. Jadi jalan yang harus ditempuh masih panjang. Masih ada 15 poin yang bisa diraih. Kami harus terus fokus. Itu yang terpenting," tegas pelatih yang musim depan dikabarkan sudah deal bergabung dengan Bhayangkara FC itu.
Peluang untuk menang kontra Singo Edan terbuka lebar. Green Force datang dengan modal bagus. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga pemungkas. Persebaya meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Bandingkan dengan Singo Edan. Mereka baru saja menelan brace kekalahan.
Sudah begitu, skuad Arema FC diambang kelelahan. Mereka harus bermain tiga kali dalam delapan hari terakhir. Belum lagi Persebaya selalu menang dalam enam bentrokan terakhir melawan Singo Edan. Terakhir kali Arema FC menang adalah pada 15 Agustus 2019. Saat itu mereka memang 4-0 atas Green Force di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
