Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin optimis laga hadapi Persebaya Surabaya jadi momen lanjutkan tren positif di Liga 1. (Istimewa)
JawaPos.com — Duel panas antara PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung Jumat (7/3/2025). Kick-off laga tersebut tinggal tiga hari lagi, namun venue pertandingan masih menjadi tanda tanya.
PSM Makassar berkeinginan menggelar pertandingan di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare. Namun hingga saat ini, izin keamanan dari pihak kepolisian belum juga diterbitkan.
Manajemen PSM Makassar bahkan sudah mengirimkan surat resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Dalam salinan surat yang diterima Jawa Pos, PSM memohon agar bisa kembali menjadikan Stadion Gelora B.J Habibie sebagai kandang mereka.
Pihak PSM berharap laga melawan Persebaya Surabaya juga bisa digelar di stadion tersebut. Namun sampai berita ini ditulis, LIB belum memberikan keputusan final.
"Masih proses, Mas. Ditunggu saja ya," ujar Manager Public and Relation PT LIB Hanif Marjuni kepada Jawa Pos. Jawaban singkat itu menegaskan kepastian venue masih menggantung.
Meski belum ada keputusan, PSM tetap optimis bisa bermain di Parepare. Asisten pelatih PSM Ahmad Amiruddin bahkan yakin izin akan segera dikeluarkan.
Amiruddin mengajak suporter untuk memenuhi stadion dan mendukung langsung tim kebanggaan mereka. Menurutnya, laga melawan Persebaya Surabaya menjadi momen penting setelah lama tak bermain di kandang sendiri.
Sejak akhir 2023, PSM terpaksa menjadi tim musafir. Renovasi Stadion Gelora B.J Habibie membuat mereka harus bermarkas di Stadion Batakan, Balikpapan.
Terakhir kali PSM bermain di Parepare adalah pada 8 Desember 2023. Saat itu, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC.
"Karena kami sudah bisa kembali bermain di Parepare melawan Persebaya, saya harap suporter bisa datang ke stadion. Karena sudah lama kami selalu bermain di luar kandang," kata Amiruddin. Ia menegaskan dukungan dari tribun akan menjadi suntikan semangat bagi tim.
"Kami berharap di laga melawan Persebaya, Stadion Gelora B.J Habibie bisa full dengan suporter."
Sementara itu, Persebaya Surabaya masih menunggu kepastian soal lokasi pertandingan. Info yang diterima Jawa Pos menyebutkan Persebaya Surabaya berharap laga bisa dipindahkan ke tempat lain.
Stadion Gelora B.J Habibie belum pernah dilakukan verifikasi untuk musim ini. Hal itu menjadi salah satu kekhawatiran Green Force.
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster mengaku tak mempermasalahkan lokasi pertandingan. Baginya, yang terpenting adalah memastikan anak asuhnya tampil maksimal.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
