Pemain Bhayangkara FC menjalani persiapan menghadapi laga final Liga 2 kontra PSIM Yogyakarta. (Media Bhayangkara FC)
JawaPos.com - Laga puncak Liga 2 Indonesia musim 2024/2025 segera dimulai. Final Liga 2 mempertemukan PSIM Yogyakarta melawan Bhayangkara Presisi FC. Pertandingan penutup gelaran Liga 2 ini akan dilaksanakan di Stadion Manahan, Solo, pada Rabu (26/2).
PSIM yang lolos dengan koleksi 15 poin diunggulkan dalam perebutan gelar kasta kedua liga domestik Indonesia tersebut. Bhayangkara Presisi FC sendiri juga berpeluang mencetak sejarah jadi tim pertama yang jadi juara di dua kasta berbeda sejak format Liga 1 dan 2 diterapkan.
Dikutip dari Liga Indonesia Baru, gelandang Bhayangkara Presisi FC, Tengku Muhammad Ichsan, sudah mempersiapkan dengan matang untuk menghadapi PSIM di final. Pemain kelahiran Bireun, Aceh, itu membeberkan seluruh rekan timnya yang berseragam The Guardians sudah sangat siap untuk berlaga di partai final. Tak tanggung-tanggung, pemain berusia 27 tahun itu memasang target tinggi bisa menggondol trofi Liga 2 besok sore.
"Kami sudah bekerja keras di sesi latihan dan kami sudah menyiapkan taktik dan strategi untuk laga final besok. Saya bersama seluruh pemain memiliki janji dan komitmen yang sama untuk bisa mengakhiri petualangan di Liga 2 menjadi juara. Kami sangat percaya diri berbekal modal tim pertama yang lolos Liga 1 dan tim yang lolos dari babak 8 besar sebagai juara grup," tutur gelandang enerjik yang baru mengoleksi 1 caps bersama Timnas Indonesia.
T.M Ichsan juga menyuarakan dengan lugas optimisme untuk bisa mengalahkan PSIM Yogyakarta. Menurut pemilik tinggi badan 176 cm itu, BFC pernah mengalahkan PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida pada babak penyisihan. BFC diharapkan bisa mengatasi teror dari suporter garis keras PSIM Yogyakarta dan tetap tampil fokus untuk bisa kembali mengalahkan PSIM Yogyakarta di depan pendukungnya sendiri. T.M Ichsan sendiri juga mewaspadai motivasi PSIM yang sama-sama ingin jadi juara.
"Sebelumnya, kami pernah menang melawan PSIM ketika kami menjalani laga tandang. Hal itu bisa kami ulangi asalkan kami bisa tetap fokus dan kerja keras di pertandingan besok. Dukungan penuh dari suporter tentu akan jadi tambahan motivasi untuk PSIM, tetapi kami sudah siap untuk laga final besok. Saya memohon doanya," tandas gelandang BFC itu dengan penuh keyakinan.
Bhayangkara Presisi FC akhirnya kembali berkompetisi di Liga 1 untuk musim depan. Kepastian itu didapatkan setelah berhasil menduduki peringkat pertama di grup Y dengan torehan 9 poin dari total 6 pertandingan. Walaupun kalah dari PSKC Cimahi di laga penutup babak 8 besar, posisi klasemen tetap tidak berubah dan membawa BFC dan Persijap Jepara lolos mewakili grup Y. Bhayangkara Presisi FC sedikit diunggulkan untuk jadi juara Liga 2 mengandaskan PSIM Yogyakarta di laga final esok hari.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
