
Alex Pastoor juga diminati SC Heerenvenn, tapi lebih pilih Timnas Indonesia. (Vandaag Inside)
JawaPos.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, baru-baru ini dikabarkan masuk dalam daftar pelatih incaran SC Herenveen. Kursi pelatih klub asal Eredivisie itu saat ini memang sedang kosong.
Herenveen diketahui baru saja ditinggal oleh pelatih Robin van Persie sebagai pelatih kepala. Eks penyerang Arsenal itu memutuskan menerima pinangan Feyenoord pada Minggu (23/2) kemarin.
Alhasil, klub yang bermarkas di Abe Lenstra Stadion ini sedang tidak punya figur pelatih kepala dan dikabarkan menjadikan Alex Pastoor sebagai kandidat teratas.
Namun, dilansir dari laman Voetbal Primeur, Herenveen rupanya gagal menggaet Alex Pastoor sebagai nakhoda mereka gara-gara sudah bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia.
"Heerenveen bertanya kepada pelatih berpengalaman Belanda [Pastoor], tapi langsung ditolak. Heerenveen melihatnya sebagai penerus Robin van Persie, yang pindah ke Feyenoord, tetapi Pastoor baru saja memulai sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia," ulas dari Voetbal Primeur.
Dilamar untuk menjadi nakhoda Heerenveen, Alex Pastoor dikabarkan langsung menyatakan sikapnya yaitu tidak mengambilnya. Dia memutuskan tetap menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.
"Namun, dia tidak tertarik untuk kembali saat ini. Pastoor dengan sopan menolak tawaran dari SC Heerenveen," jelas Voetbal Primeur. "Saat ini, ia telah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia dan sibuk dengan pekerjaannya sebagai analis di televisi," imbuhnya.
Herenveen memang tidak sembarangan memasukkan nama Pastoor ke dalam daftar buruan mereka. Pihak klub menilai sang pelatih dinilai layak menangani Heerenveen karena berpengalaman dan mempunyai reputasi bagus di Belanda.
"Mengapa [Alex Pastoor]? Karena dia adalah seorang pelatih yang baik bagi para pemainnya dan memiliki pengalaman sebagai pencetak poin. Pastoor tidak melakukan hal lain musim lalu bersama Almere City, di mana dia secara mengejutkan berhasil membawa klub itu promosi ke Eredivisie setahun sebelumnya dan kemudian tetap bertahan dengan baik," ulas Voetbal Primeur.
Kemudian, Pastoor juga dinilai sudah mengenal kultur di Heerenveen karena pernah membela klub tersebut sebagai pemain pada 1995-1997 dan asisten pelatih di tim tersebut.
"Terlebih lagi, pelatih berusia 58 tahun itu mengenal baik klub Heerenveen. Sebagai pemain sepak bola, ia mengenakan kaus tersebut selama dua tahun, dan ia juga menjadi asisten pelatih selama dua tahun," tulis Voetbal Primeur.
Heerenveen untuk sementara tertahan di posisi ke-9 klasemen Eredivisie 2024/2025, dengan torehan 27 poin. Heerenveen belum merasakan kemenangan di lima laga terakhir Eredivisie.
Pastoor dikenal sebagai pelatih spesialisasi pembawa tim promosi ke Eredivisie. Dia telah melakukannya tiga kali yakni bersama Almere City, Excelsior dan Sparta Rotterdam.
Alex Pastoor diangkat sebagai tangan kanan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia pada Januari 2025. Dia disebut-sebut bakal menjadi otak dari taktik Pasukan Garuda.
Bersama Kluivert, pelatih berusia 58 tahun akan memulai pekerjaannya ketika Timnas Indonesia melanjutkan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Maret 2025.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
