
Hasil akhir Persija vs Persib. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Duel El Classico Liga 1 antara Persija kontra Persib tersaji pada Minggu (16/2) sore. Drama empat gol terjadi dalam laga tersebut, dimana kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2.
Persija unggul 2-0 terlebih dahulu lewat Gustavo Almeida pada menit ke-33 dan digandakan oleh Firza Andika pada menit ke-39.
Namun, pada babak kedua, giliran Persib sukses menyamakan kedudukan melalui Nick Kuipers dan David da Silva pada menit ke-52 dan ke-69.
Duel dua tim yang memperebutkan gelar juara Liga 1 musim ini tersebut memang berlangsung menarik dan ketat. Hal itu terlihat dari statistik pertandingan.
Mengutip dari Instagram Liga 1 Match, kedua tim hampir berimbang dalam hal penguasaan bola. Persija menguasai 51 persen, sedangkan Persib 49 persen ball possession.
Serangan bertubi-tubi juga dilancarkan kedua tim. Uniknya, jumlah tembakan mereka juga identik. Baik Macan Kemayoran maupun Maung Bandung sama-sama melepaskan 12 tembakan dan tiga shoot on goal.
Saking ketatnya duel dua tim legendaris ini sampai-sampai jumlah kreasi peluang Persija dan Persib sama-sama berjumlah lima.
Pasca pertandingan, pelatih Persija, Carlos Pena menyesali kedua gol Persib yang seharusnya tidak perlu terjadi, mengingat tim asuhannya sudah unggul 2-0.
"Di antara dua tim, kami bermain dengan lebih baik di babak pertama. Kami bisa mampu mencuri kesempatan, tetapi tidak bisa mempertahankan keunggulan pada babak kedua," kata Pena seperti dikutip dari Antara.
Ia pun terpaksa menerima hasil imbang tersebut, meskipun dampaknya adalah Macan Kemayoran gagal memangkas jarak dengan Maung Bandung di puncak klasemen.
"Setelah hasil imbang ini, saya pikir mereka menjaga jarak walaupun kami terus berupaya mengejar mereka dan memberikan kebahagiaan bagi The Jakmania, tetapi hasil akhir harus diterima," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menilai anak-anak asuhnya mampu keluar dari tekanan padalaha yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, tersebut.
"Lawan hanya beberapa kali melepas umpan silang tetapi berbuah gol, namun kami yang lebih banyak tetap tenang untuk terus menciptakan peluang," ungkap Hodak.
Pelatih asal Kroasia tersebut menyayangkan sejumlah peluang gagal dimanfaatkan para pemain asuhannya terutama pada babak kedua.
"Jadi pada babak kedua, kami berusaha untuk bangkit, kemudian bisa menciptakan gol, kemudian mencoba untuk terus menciptakan peluang melalui umpan silang guna menambah skor," tambahnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
