Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Februari 2025 | 00.22 WIB

Syahrian Abimanyu Ungkap Alasan Tak Lanjut Berkarier di Spanyol Meski Lima Tahun di Negeri Matador

Syahrian Abimanyu kini menjadi salah satu andalan Persija Jakarta. (Instagram Syahrian Abimanyu)

 

JawaPos.com - Keputusan Syahrian Abimanyu untuk tidak melanjutkan karier di Spanyol menjadi sorotan. Gelandang berbakat Timnas Indonesia yang kini membela Persija Jakarta itu mengungkapkan alasan di balik keputusannya kembali ke Indonesia, meskipun telah lima tahun menimba ilmu sepak bola di Negeri Matador.

Menempuh Jalan Berat Demi Sepak Bola

Syahrian Abimanyu memulai petualangannya di Spanyol pada 2013, saat usianya masih 13 tahun. Ia bergabung dengan SPF Elite Football Academy di Valencia, sebuah akademi yang telah melahirkan banyak pemain berbakat. Selama empat tahun, ia menempa diri dengan latihan intensif hingga akhirnya bergabung dengan Levante B pada 2017.

Di Spanyol, Syahrian menjalani rutinitas latihan dua kali sehari, pagi dan sore. Pola latihan yang ketat serta tuntutan permainan yang tinggi membantunya berkembang secara teknik dan fisik. Namun, meskipun memiliki kemampuan teknik yang mumpuni, tantangan berat tetap menghadang perjalanan kariernya di Eropa.

Alasan Syahrian Abimanyu Kembali ke Indonesia

Meski telah beradaptasi dengan sistem sepak bola di Spanyol, Syahrian Abimanyu akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kariernya di sana. Faktor utama yang menjadi kendala adalah persaingan yang ketat dan aspek taktikal yang menjadi kelemahan pemain Indonesia di Eropa.

Menurut Ruben Estelles, perwakilan dari SPF Elite Football Academy, banyak pemain Indonesia memiliki teknik yang bagus, tetapi kurang dalam pemahaman taktik dan pengambilan keputusan. Ini menjadi faktor utama mengapa banyak pemain asal Indonesia kesulitan untuk bertahan dan berkembang di liga Eropa.

"Secara teknik, mereka bisa bersaing. Tetapi, mereka kurang dalam hal taktikal dan pengambilan keputusan," ujar Ruben Estelles.

Selain itu, perbedaan budaya sepak bola antara Indonesia dan Eropa juga menjadi tantangan tersendiri. Di Spanyol, permainan lebih mengutamakan pergerakan bola dibandingkan kecepatan fisik pemain. Hal ini berbeda dengan sepak bola Indonesia yang cenderung mengandalkan kecepatan individu dalam pertandingan.

Fenomena Pemain Indonesia di Eropa

Syahrian Abimanyu bukan satu-satunya pemain Indonesia yang pernah menimba ilmu di Eropa. Nama-nama seperti Evan Dimas, Arthur Irawan, Osvaldo Haay, dan Khairul Imam Zakiri juga sempat berkarier di Benua Biru, tetapi akhirnya kembali ke Indonesia.

Saat ini, hanya Marselino Ferdinan yang masih bertahan di Eropa, meskipun menit bermainnya di klub Inggris, Oxford United, masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa bermain di liga top Eropa bukanlah perkara mudah bagi pemain asal Indonesia.

Kembali ke Indonesia dan Karier di Persija

Setelah kembali ke Tanah Air, Syahrian Abimanyu terus melanjutkan kariernya sebagai gelandang andalan Persija Jakarta. Pengalamannya selama lima tahun di Spanyol menjadi modal berharga dalam karier profesionalnya di Liga 1 Indonesia.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore