
TATAP MUSIM DEPAN: Pemain, ofisial, dan jajaran manajemen Persebaya Surabaya foto bareng setelah laga melawan Dewa United Sabtu (15/4) lalu.
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Aji Santoso serius menatap kompetisi Liga 1 musim depan. Dia tak ingin persiapan untuk mencapai target juara Liga 1 terganggu karena sikap indisipliner pemain. Misalnya, bermain tarkam.
Pria asal Malang itu menegaskan, anak asuhnya yang masih punya kontrak atau akan diperpanjang dilarang bermain di luar kompetisi resmi.
’’Saya dulu ketika masih jadi pemain tidak pernah main tarkam,’’ paparnya.
Menurut dia, risiko bermain tarkam cukup besar. Tidak sebanding dengan uang yang didapat.
’’Hanya dapat Rp 1–3 juta, kena cedera malah jadi masalah. Tarkam itu malah menurunkan harga diri pemain profesional,’’ terangnya.
Selain itu, ketika main tarkam, pesepak bola tidak mendapat pelajaran apa pun. Baik soal taktikal maupun cara main di lapangan.
’’Apalagi dihina kalau melakukan kesalahan. Saya ingatkan, tidak perlu main tarkam,’’ tegasnya. (rid/c18/bas)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
