Kurniawan Dwi Yulianto saat menukangi Como. (Instagram/kurniawanqana)
JawaPos.com - Kurniawan Dwi Yulianto menjawab kabar burung yang menyebut dia kembali ke Tanah Air karena akan menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Si Kurus, julukan Kurniawan, pulang karena ada urusan keluarga.
Kurniawan tengah kembali ke Indonesia. Melalui unggahan Instagram pribadinya, @kurniawanqana, dia tiba di Tanah Air di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (29/1) sore WIB.
Kepulangannya itu dapat respons dari banyak tim kepelatihan Como 1907. Seolah-olah Kurniawan akan ada di Indonesia dalam waktu lama. Apalagi, dia datang di saat PSSI tengah melakukan seleksi pelatih lokal untuk jadi asisten pelatih Patrick Kluivert.
Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, Patrick Kluivert tengah mencari dua pelatih lokal untuk menjadi asistennya dalam menangani Timnas Indonesia. Itu merupakan bagian dari kesepakatan dengan PSSI sebagai upaya transfer ilmu.
Saat ini, Patrick Kluivert sudah memiliki tiga asisten dari Belanda. Mereka adalah Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg. Ketiganya berasal dari Belanda.
Kurniawan Dwi Yulianto pun angkat bicara perihal rumor tersebut. Dia meluruskan alasan kepulangannya ke Indonesia pada Januari ini. "Saya kembali karena ada urusan keluarga," kata Kurniawan saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (30/1).
Ketika ditanya perihal apakah dirinya juga mendaftarkan diri untuk masuk dalam kandidat asisten pelatih lokal di Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto tidak menjawab secara spesifik.
Dia hanya menyebut sejauh ini dirinya belum berkomunikasi dengan PSSI. "Sampai sekarang belum ada komunikasi dengan PSSI terkait hal tersebut," jelas eks bomber Persebaya Surabaya ini.
Kurniawan Dwi Yulianto sendiri punya catatan riwayat hidup cukup mentereng sebagai pelatih. Selain berpengalaman dalam staf kepelatihan Como 1907, dia pernah menjadi asisten pelatih Borneo FC pada 2017/2018.
Si Kurus kemudian menjadi asisten pelatih Bima Sakti saat menangani Timnas Indonesia tahun 2018. Dia juga tercatat pernah beberapa kali menjadi asisten Indra Sjafri di Timnas Indonesia kelompok umur.
Tak cuma level tim nasional, mantan pemain FC Luzerne Swiss ini pernah menjadi pelatih kepala klub asal Liga Malaysia, Sabah FC. Kurniawan ada di sana selama tahun 2019-2021 dan menjalani 33 pertandingan.
Ketua PSSI Erick Thohir (kanan) bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert (tengah) dan Asisten Pelatih Timnas Denny Landzaat (kiri) berfoto usai di perkenalkan di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu, (12/01/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
