
Leo Gaucho, pemain yang masuk jajaran daftar top skor Liga 1 2024/2025, kini berstatus tanpa klub setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Borneo FC. (Instagram Leo Gaucho)
JawaPos.com - Liga 1 musim 2024/2025 telah memasuki putaran kedua, dimana Persib Bandung sementara ini masih memimpin puncak klasemen sementara, diikuti Persija di posisi runner-up dan Persebaya di peringkat tiga.
Selain pemuncak klasemen, para pecinta sepak bola Tanah Air juga turut menaruh perhatian terhadap klasemen pencetak gol terbanyak Liga 1, karena diantara mereka tentu ada mesin gol andalan klub favorit masyarakat.
Sementara ini, Gustavo Almeida yang merupakan penyerang Persija memimpin daftar top skor sementara dengan raihan 12 gol. Namun diantara nama-nama pencetak gol terbanyak, terdapat Leo Gaucho, penyerang muda Brasil yang bersinar bersama Borneo FC musim ini.
Selama paruh pertama musim, Leo Gaucho sukses mencetak tujuh gol. Padahal musim ini adalah musim pertamanya berlaga di liga kasta tertinggi Indonesia dan masih berusia 23 tahun.
Namun, secara mengejutkan, pada putaran kedua, Borneo FC tidak memperpanjang kontrak Leo. Hal itu tentu mengundang pertanyaan mengingat peran dia yang begitu besar bagi tim asal Kalimantan tersebut.
Dengan demikian, ia menjadi pemain yang masuk daftar top skor namun sudah tidak mungkin menambah gol lagi di sisa kompetisi karena hingga bursa transfer paruh musim Liga 1 ditutup, ia tak juga mendapat klub, baik di Liga 1 maupun loga negara lain.
Hal ini juga patut disayangkan karena seorang pemain bertalenta di Liga 1 yang sudah menunjukkan kualitasnya, tidak bisa melanjutkan kiprahnya di Liga 1 setidaknya hingga akhir musim ini.
Padahal jika ada klub Liga 1 yang mau menggunakan jasanya selama putaran kedua, maka akan menjadi keuntungan bagi keduanya atau simbiosis mutualisme.
Bagi klub, gol-gol Leo Gaucho akan membantu bersaing di klasemen sementara. Sedangkan bagi sang pemain, ia bisa terus meningkat performa dan kualitas permainannya.
Leo sendiri sejatinya cukup senang bermain di Indonesia. Baginya, orang-orang di sini memberikan perlakuan yang baik terhadapnya.
"Ketika saya ditawari main di Indonesia, saya tidak perlu berpikir dua kali dan langsung mau. Saya tau tentang Indonesia dari internet, dan saat saya sudah di sini, orang-orangnya baik dan memberi perlakuan yang baik juga kepada saya," ungkapnya seperti dikutip dari wawancara pada akun YouTube Transfermarkt Indonesia.
Ia juga cukup takjub dengan para fans di Indonesia, termasuk fans Borneo FC karena memberi dukungan yang total bagi para pemainnya.
"Fans disini juga menyenangkan. Mereka memberi dukungan secara total, dan itu baik buat saya, buat kami satu tim karena dukungan mereka bisa memberi kekuatan untuk menampilkan performa terbaik," imbuhnya.
Patut ditunggu apakah musim depan ia kembali bermain untuk klub Liga 1 atau malah berlaga di liga negara lain. Dengan usianya yang masih muda dan sudah beradaptasi cukup baik di persepakbolaan Indonesia, maka tak ada salahnya klub-klub peserta Liga 1 mencoba mengontrak Leo demi menambah daya gedor.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
