Aji Santoso saat dipercaya menjadi pelatih Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dan Aji Santoso seperti sudah ditakdirkan untuk bersatu. Pada pertengahan 90-an, Aji yang saat itu sedang bersinar sebagai pemain muda di Indonesia, didatangkan ke Persebaya Surabaya dengan nilai transfer yang sangat besar untuk ukuran waktu itu, yaitu Rp 50 juta.
Jumlah tersebut mungkin terdengar biasa saja di zaman sekarang, tetapi di era 90-an, angka tersebut bisa digunakan untuk menggaji satu tim selama empat hingga lima bulan.
Transfer Aji yang terbilang megah itu pun menciptakan sejarah baru bagi Persebaya Surabaya, menjadikannya salah satu transfer terbesar pada masa itu.
"Transfer saya ke Persebaya sangat fantastis, 50 juta rupiah, nilai segitu dulu bisa untuk gaji tim 4-5 bulan," ungkapnya saat sesi wawancara eksklusif yang tayang di YouTube Official Persebaya.
Aji Santoso datang ke Persebaya Surabaya dengan status sebagai rising star yang baru saja membantu Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991.
Keputusannya pindah ke Persebaya Surabaya pada 1995, dengan ambisi besar untuk meraih gelar juara, seolah menjadi langkah profesional yang tepat.
Keputusan Aji untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya didukung oleh kepercayaan penuh dari pelatih Rusdy Bahalwan.
Tidak hanya itu, Aji pun langsung diberikan ban kapten oleh pelatih dan Bonek, yang menunjukkan betapa besar harapan yang ditanamkan kepada dirinya.
Kepercayaan tersebut terbukti tidak sia-sia, karena Aji berhasil membawa Persebaya Surabaya meraih gelar juara Liga Indonesia 1996-1997.
Keberhasilan tersebut mengukuhkan Aji sebagai legenda hidup di Persebaya Surabaya, dan membuat transfernya menjadi lebih berharga dari sekadar angka nominal.
Namun, kisah Aji Santoso tidak hanya berakhir pada dirinya sebagai pemain. Aji kembali menorehkan prestasi besar saat menjadi pelatih Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2019/2020 kala itu, dengan melakukan langkah yang mirip dengan transfernya pada masa lalu.
Pada musim itu, Aji mendatangkan gelandang Makan Konate dari Arema FC dengan nilai pasaran yang cukup fantastis kala itu, mencapai Rp 6,52 miliar.
Beberapa media bahkan menyebutkan transfer Konate sebagai salah satu yang terbesar pada musim 2019/2020, mengingat kualitas dan pengalamannya di sepak bola Indonesia.
Seperti halnya Aji di masa lalu, Aji Santoso sebagai pelatih langsung memberikan kepercayaan besar kepada Makan Konate dengan menunjuknya sebagai kapten Persebaya Surabaya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
