Alex Pastoor.
JawaPos.com - Sebelum menjadi asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor lama melatih di Belanda. Beberapa klub Eredivisie pernah ia tangani.
AZ Alkmaar, Sparta Rotterdam, Almere City, Excelsior, Heerenveen, hingga NEC Nijmegen merupakan deretan klub yang pernah merasakan tangan dingin Alex Pastoor. Menariknya, di klub yang disebutkan terakhir, ia menukangi pemain yang beberapa musim lalu bermain di Liga 1 Indonesia.
Sebagai informasi, pria kelahiran Amsterdam melatih NEC Nijmegen dari 2011 sampai 2013. Dari semua pemain yang dimiliki ada dua nama familiar di telinga suporter Indonesia.
Adalah Nick van der Velden dan Melvin Platje, pemain Oranje yang pernah bermain di Liga 1 bersama Bali United dan Bhayangkara FC.
Uniknya, Pastoor lah yang menggaet keduanya ke NEC Nijmegen. Dilanisit Transfermarkt, Nick van der Velden menyebrang ke AZ Alkmaar secara gratis. Pun dengan Melvin Platje yang datang dari FC Volendam.
Mereka berdua datang dan pergi dari Nijmegen sama seperti Alex Pastoor, yaitu 2011 sampai 2013. Van der Velden dan Platje kemudian berpindah-pindah klub sebelum datang ke Indonesia.
Sang winger tiba lebih dulu 2017 lalu dengan memperkuat Bali United. Ia bagian dari Marquee Player yang waktu itu marak di Liga Indonesia. Meski sudah berumur 35 tahun, sayap lincah ini tetap menampilkan performa luar biasa. Bahkan di klub Pulau Dewata lah ia bermain paling banyak.
Ya, Van der Velden tampil 58 kali untuk Bali United. Jumlah ini lebih banyak dari klub lainnya seperti NEC Nijmegen, FC Groningen, maupun AZ Alkmaar. Setahun kemudian, Melvin Platje menyusul rekannya itu ke Bali United. Sang bomber didapuk sebagai pengganti Sylvano Comvalius yang hengkang.
Tugas tersebut berhasil dijalankan dengan baik. Platje tampil apik dengan 35 gol dan 15 assist dalam dua musim. Apa yang diraih di Liga 1 lebih mentereng dari Nick van der Velden. Melvin Platje sukses menjuarai Liga Indonesia dua kali bersama Serdadu Tridatu.
Bali United bukan satu-satunya tim Indonesia yang diperkuat pemain yang kini berumur 36 tahun. Pada 2022 ia pindah ke Bhayangkara FC dan bermain dalam 13 pertandingan. Kariernya di Bhayangkara cukup singkat. Hanya enam bulan dia bertahan sebelum memperkuat AFC Amsterdam sampai sekarang.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
