Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2025 | 18.15 WIB

Dua Gol Dianulir, Pelatih Persebaya Surabaya Sindir Wasit: Dia Dapat Gaji, Lalu Pulang ke Rumah dan Tak Ada yang Berubah!

Paul Munster marah besar dengan kinerja wasit di laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit dari PSS Sleman dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/1) sore. Green Force takluk dengan skor 1-3 dalam pertandingan yang diwarnai kontroversi keputusan wasit Gedion Dapaherang.

Pertandingan baru berjalan empat menit, PSS Sleman sudah berhasil mencetak gol. Gustavo Tocantins yang menjadi ujung tombak tim Super Elang Jawa membuka keunggulan lewat penyelesaian klinis di depan gawang Persebaya Surabaya.

Tertinggal cepat membuat Persebaya Surabaya berusaha membangun serangan demi mengejar gol penyama kedudukan. Namun, gawang mereka justru kembali bobol melalui skema bola mati yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh pemain PSS.

Gol kedua PSS bermula dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Betinho. Umpan matang itu disambut sundulan keras Cleberson yang lepas dari jebakan offside, membuat kiper Ernando Ari tak mampu berbuat banyak.

Persebaya Surabaya sebenarnya sempat mencetak gol di tengah babak pertama lewat Bruno Moreira. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut setelah menilai terjadi pelanggaran Flavio Silva terhadap Cleberson dalam proses terciptanya gol.

Keputusan wasit yang menganggap Flavio melakukan pelanggaran menuai protes dari para pemain Persebaya Surabaya. Namun, wasit tetap pada keputusannya meski tayangan ulang memperlihatkan kontak yang minimal.

Menjelang akhir babak pertama, PSS Sleman menambah keunggulan menjadi 3-0 melalui serangan cepat. Cardoso berhasil memanfaatkan umpan Gustavo Tocantins untuk menutup babak pertama dengan dominasi penuh.

Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, melakukan sejumlah pergantian di awal babak kedua. Ia memasukkan pemain anyar Dejan Tumbas bersama Malik Risaldi dan Alfan Suaib untuk memberikan tekanan lebih besar.

Pergantian pemain memberikan angin segar bagi Persebaya Surabaya yang tampil lebih agresif. Namun, serangan demi serangan mereka tak cukup membuahkan hasil karena rapatnya pertahanan PSS.

Bruno Moreira sebenarnya kembali mencetak gol untuk Persebaya Surabaya di babak kedua. Namun, gol itu kembali dianulir wasit dengan alasan offside, meski keputusan tersebut menuai kontroversi dari kubu Green Force.

Kekecewaan terhadap keputusan wasit tampak jelas dalam konferensi pers seusai pertandingan. Paul Munster secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pengadil lapangan.

“Wasit tidak akan menjawab segala pertanyaanmu di sini, dia dapat gaji, dia pulang ke rumah,” kata Munster dengan nada sinis dalam sesi konferensi pers usai laga, Sabtu (11/1). Ia menilai keputusan wasit dalam pertandingan ini mencerminkan masalah yang terus berulang di Liga 1.

“Saya selalu bicara soal wasit dan wasit VAR, karena tidak ada yang berubah,” lanjut pelatih asal Irlandia Utara itu. Menurutnya, kualitas pengambilan keputusan oleh wasit di Indonesia masih jauh dari standar yang seharusnya.

Munster menyoroti kurangnya pemahaman wasit terhadap situasi di lapangan. Ia merasa wasit tidak mampu mengendalikan pertandingan dengan baik, termasuk dalam membaca pelanggaran dan tekel yang terjadi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore