Ragnar Oratmangoen haus gol jelang hadapi Kaoru Mitoma di Stadion Gelora Bung Karno. (Instagram @0ratmangoen/@kaoru.m.0520)
JawaPos.com — Pertarungan antara Ragnar Oratmangoen dan Kaoru Mitoma di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan menjadi sorotan. Kedua pemain yang sama-sama mengisi posisi winger kiri ini diharapkan menjadi mesin gol bagi tim masing-masing saat Timnas Indonesia bertemu Jepang pada 15 November 2024.
Perbandingan harga pasar kedua pemain ini terbilang cukup mencolok. Menurut Transfermarkt, Kaoru Mitoma memiliki nilai pasar yang fantastis, mencapai 45 juta euro atau sekitar Rp753 miliar.
Sementara itu, harga pasar Ragnar Oratmangoen berada di angka 450 ribu euro atau sekitar Rp7,53 miliar. Perbedaan harga yang mencapai hampir 100 kali lipat ini mencerminkan besarnya ekspektasi pada kedua pemain.
Kaoru Mitoma saat ini merupakan pemain utama di klub Liga Premier, Brighton & Hove Albion. Penampilannya konsisten sejak bergabung pada 2022 dan sukses menyumbangkan 14 gol dan 15 assist dalam 79 penampilannya bersama Brighton.
Sedangkan Ragnar Oratmangoen baru saja bergabung dengan klub Belgia, FCV Dender, pada musim panas 2024. Walaupun masih berjuang mendapatkan menit bermain, Oratmangoen perlahan mulai menemukan tempatnya di tim utama.
Dalam 11 laga Liga Premier musim ini, Mitoma berhasil mencetak satu gol dan dua assist. Bagi Brighton, winger lincah ini adalah bagian penting dari serangan tim di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Sementara itu, Oratmangoen baru tampil empat kali di Liga Belgia 2024/2025 dan mencetak satu gol. Namun, dia mulai menunjukkan kemampuannya dan dipercaya sebagai starter pada pertandingan terbaru Dender melawan OH Leuven.
Di level klub, rekor gol kedua pemain ini menunjukkan perbedaan signifikan. Mitoma telah mencatatkan 54 gol dari 175 pertandingan, sementara Oratmangoen baru mengemas 23 gol dari 222 laga sepanjang kariernya.
Meski demikian, Oratmangoen masih berpotensi mencatatkan angka gol yang lebih baik seiring dengan kesempatan tampil lebih sering. Apalagi, posisinya sebagai pemain sayap sering kali mengharuskannya berperan ganda, baik sebagai pencetak gol maupun pengatur serangan.
Sementara kehebatan Mitoma dalam dribel dan kecepatannya di sisi sayap membuatnya menjadi salah satu pemain yang sulit dihentikan. Dalam sistem permainan Jepang, Mitoma sering menjadi kreator serangan yang dapat mengancam pertahanan lawan dengan pergerakan lincahnya.
Di sisi lain, Oratmangoen yang juga bermain sebagai winger kiri memiliki gaya permainan yang lebih kuat dalam penguasaan bola dan eksplorasi ruang di pertahanan lawan. Oratmangoen dikenal memiliki visi permainan yang baik dan sering kali menyumbangkan umpan matang bagi rekan setimnya.
Menghadapi Jepang, Ragnar Oratmangoen akan berhadapan dengan lini pertahanan yang terkenal tangguh dan sulit ditembus. Timnas Indonesia, yang memiliki tantangan besar di sektor penyerangan, akan bergantung pada kreativitas Oratmangoen untuk menciptakan peluang.
Namun, laga ini juga akan menjadi ujian besar bagi Mitoma. Winger andalan Jepang tersebut akan menghadapi lini belakang Timnas Indonesia yang semakin solid di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Selain itu, Timnas Indonesia memiliki keunggulan dalam kemampuan bertahan dan siap memberi tekanan ekstra bagi pemain-pemain seperti Mitoma. Maarten Paes yang bertindak sebagai kiper utama Timnas Indonesia juga akan menjadi penghalang kuat bagi Mitoma dalam upayanya mencetak gol.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
