Azrul Ananda bersama Bonek Taiwan menjelaskan progress tim Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kini semakin percaya diri untuk menghadapi paruh kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Sang CEO, Azrul Ananda, dengan gamblang membahas strategi transfer pemain asing yang dianggap mampu memperkuat skuad Green Force.
Dalam pertemuan hangat dengan Bonek Taiwan di Hotel Cosmos, Taipei, Taiwan, Azrul mengungkapkan rahasia di balik keputusan manajemen mempertahankan enam pemain asing. Azrul mengaku keputusan ini bukan semata dari manajemen, melainkan hasil kolaborasi antara pelatih Paul Munster dan jajaran manajemen Persebaya Surabaya.
Pertemuan di Taipei itu berlangsung lebih dari satu setengah jam dengan diskusi terbuka. Tidak hanya Bonek dari Surabaya atau Jawa Timur, Bonek dari Jawa Tengah hingga Sumatera juga turut hadir, bahkan sejumlah pendukung Viking Persib Bandung ikut meramaikan diskusi ini.
Azrul menjelaskan proses pemilihan pemain asing bukanlah keputusan sepihak. "Pemilihan pemain itu kolaborasi antara pelatih dan manajemen," ujarnya dikutip dari kanal Youtube resmi klub.
Azrul mengakui Munster sangat serius mempertimbangkan peran setiap pemain asing, memastikan semua dapat berkontribusi maksimal.
Paul Munster sempat menekankan pentingnya efektivitas dalam pemilihan pemain asing. Menurutnya, tidak ada gunanya menambah pemain asing yang akhirnya hanya menghiasi bangku cadangan tanpa kontribusi signifikan di lapangan.
"Coach bilang, percuma punya pemain asing cadangan yang biasa-biasa saja," ungkap Azrul.
Keputusan tersebut diambil agar tim tetap fokus memaksimalkan potensi yang ada dengan susunan pemain asing saat ini.
Dengan mempertahankan enam pemain asing, manajemen Persebaya Surabaya yakin mereka sudah punya komposisi yang tepat untuk bersaing di Liga 1. "Kita mau nambah atau tetap? Coach bilang tetap saja," tambah Azrul, menegaskan keyakinannya.
Menurut Azrul, sejauh ini performa pemain asing tersebut sudah memadai dan memberikan dampak yang positif bagi tim. Meski tidak dianggap sebagai yang terbaik, mereka dinilai mampu menjalankan peran mereka dengan baik dan memberikan kontribusi yang dibutuhkan tim.
Manajemen juga melihat ada potensi besar dari komposisi saat ini untuk menghadapi paruh kedua kompetisi. "Bagusnya adalah kita punya amunisi lebih untuk putaran kedua," tambah Azrul penuh optimistis.
Hal ini menunjukkan Persebaya Surabaya akan fokus meningkatkan kinerja tim dengan komposisi yang sudah ada tanpa banyak perubahan.
Azrul menegaskan setiap pemain asing yang didatangkan harus memberikan dampak nyata bagi Persebaya Surabaya. Pemain asing diharapkan mampu membawa perubahan positif, tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai pilar utama yang membantu tim meraih kemenangan.
Persebaya Surabaya sendiri masih berada di jalur positif di Liga 1, meskipun beberapa laga terakhir hasilnya tidak maksimal. Dengan komitmen manajemen untuk terus mendukung tim, Persebaya Surabaya siap kembali menunjukkan performa terbaiknya di paruh kedua musim ini.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
