Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Oktober 2024 | 18.38 WIB

Pembuktian Filosofi Sir Alex Ferguson di Persebaya Surabaya Lewat Tangan Dingin Paul Munster

Paul Munster punya filosofi yang mirip dengan Sir Alex Ferguson yang jadi pelatih idolanya saat menukangi Manchester United. (Media Persebaya) - Image

Paul Munster punya filosofi yang mirip dengan Sir Alex Ferguson yang jadi pelatih idolanya saat menukangi Manchester United. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya sedang menjalani musim yang penuh tantangan di Liga 1 Indonesia 2024-2025. Di bawah arahan Paul Munster, mereka kini berada di posisi kedua klasemen sementara setelah kekalahan pertama musim ini dari Persib Bandung pada pekan ke-8.

Kekalahan tersebut membuat Green Force harus rela melepaskan takhta klasemen yang mereka pegang sebelumnya, kini direbut oleh Bali United. Meskipun demikian, pertahanan solid Persebaya Surabaya di bawah Munster tetap menjadi sorotan.

Banyak yang menyamakan filosofi Munster dengan Sir Alex Ferguson, salah satu pelatih yang paling ia kagumi. Salah satu prinsip Ferguson yang sering dipegang teguh oleh Munster adalah, “Attack wins you games, defence wins you titles.”

Prinsip inilah yang tampaknya dijadikan pedoman oleh Munster dalam membangun Persebaya Surabaya musim ini. Dengan hanya kebobolan empat gol dari delapan pertandingan, Persebaya Surabaya telah menunjukkan betapa pentingnya soliditas di lini belakang.

Menariknya, Persebaya Surabaya bukan satu-satunya tim dengan catatan pertahanan impresif musim ini. PSM Makassar, yang akan menjadi lawan mereka di pekan ke-9, juga hanya kebobolan empat gol sejauh ini.

Sedangkan Persita Tangerang bahkan lebih tangguh, hanya kebobolan tiga gol. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan tim di Liga 1, di mana pertahanan yang kuat menjadi salah satu kunci sukses.

PSM Makassar datang ke Surabaya dengan modal kepercayaan diri yang tinggi setelah meraih kemenangan 2-0 atas Madura United. Tim asuhan Bernardo Tavares saat ini menempati posisi keempat klasemen dengan 15 poin, hanya terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya.

Pertandingan Rabu (23/10) malam nanti di Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi ujian berat bagi kedua tim, yang sama-sama memiliki ambisi besar untuk merebut posisi puncak klasemen dari Bali United.

Paul Munster, dalam beberapa kesempatan, sering menyebut pentingnya pertahanan yang solid sebagai dasar untuk membangun serangan. Hal ini terlihat jelas dari performa Persebaya Surabaya sejauh ini. Meskipun produktivitas gol mereka tergolong rendah dengan hanya mencetak tujuh gol dalam delapan pertandingan, pertahanan yang rapat telah menjadi fondasi utama tim ini.

Duet Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya di lini belakang menjadi salah satu alasan mengapa Persebaya Surabaya sulit ditembus lawan. Filosofi defensif yang diterapkan Munster mengingatkan kita pada strategi Sir Alex Ferguson yang pernah membawa Manchester United ke puncak kesuksesan.

Meskipun fokus pada pertahanan, Ferguson selalu menekankan pentingnya transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Paul Munster tampaknya mencoba menerapkan pola serupa di Persebaya Surabaya, meskipun adaptasi penuh terhadap strategi ini mungkin masih memerlukan waktu.

Salah satu tantangan utama bagi Munster adalah menjaga keseimbangan antara pertahanan yang kokoh dan serangan yang efektif.

Persebaya Surabaya saat ini berada dalam posisi yang kuat, namun minimnya gol yang dicetak bisa menjadi penghalang bagi ambisi mereka untuk meraih gelar juara. Jika Munster dapat meningkatkan produktivitas serangan tanpa mengorbankan pertahanan yang solid, Green Force berpeluang besar untuk kembali ke puncak klasemen dan terus bersaing di jalur juara.

Saat ini Bali United memuncaki klasemen setelah meraih 17 poin dari delapan laga, Persebaya Surabaya harus berjuang keras untuk merebut kembali posisi teratas. Meskipun performa defensif mereka patut diapresiasi, Paul Munster perlu memastikan bahwa lini serangnya juga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar. Dalam sepak bola modern, serangan dan pertahanan harus berjalan beriringan untuk meraih kesuksesan.

Selain itu, para pemain seperti Bruno Moreira, Mohammed Rashid, dan Malik Risaldi diharapkan bisa lebih tajam dalam memanfaatkan peluang. Meskipun ketiganya sering terlibat dalam membangun serangan, efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore