Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 September 2024 | 02.55 WIB

Persib Bandung Ungkap Hasil Investigasi Sementara Kasus Dugaan Intimidasi Suporter, Catat Ada 8 Poin

Ilustrasi pendukung Persib Bandung, Bobotoh. (Instagram/@persib) - Image

Ilustrasi pendukung Persib Bandung, Bobotoh. (Instagram/@persib)

JawaPos.com – Persib Bandung mengungkap hasil investigasi sementara dugaan intimidasi oleh pemain/ofisial klub terhadap salah satu suporter. Manajemen menemukan insiden terjadi setelah adanya provokasi yang dilakukan oleh oknum suporter.

Kasus dugaan intimidasi oleh pemain/ofisial klub terhadap salah satu suporter muncul viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kejadian pahit itu ada tepat setelah pertandingan Persib Bandung vs Port FC, Kamis (19/9).

Kejadian bermula dari fans atau suporter meluapkan kekecewaannya kepada para pemain Persib yang hendak masuk lorong ganti. Dia kecewa karena Maung Bandung, julukan Persib, kalah 0-1 dari Port FC. Oknum suporter itu spontan mengeluarkan kata-kata kasar.

Tindakan itu membuat sang suporter ditarik oleh salah satu steward yang bertugas dan dibawa ke lorong ganti. Kabarnya, di dalam lorong itu dia sudah ditunggu dua orang yang diduga pemain Persib. Intimidasi itu pun terjadi.

Penggemar atau suporter itu kemudian dibawa ke ruang ganti. Ternyata, di ruang ganti itu si suporter diduga bukan hanya intimidasi, tapi juga ada tindak kekerasan.

Kasus itupun viral dan Persib langsung melakukan investigasi. Dan, per Minggu (22/9), manajemen telah menemukan beberapa hasil penelurusannya. Ada delapan poin yang jadi hasil investigasi sementara Persib Bandung terhadap kasus tersebut.

Berikut delapan poin yang diumumkan oleh manajemen Persib Bandung terkait hasil investigasi sementara:

  1. Insiden terjadi setelah adanya tindakan provokasi teriakan kasar, kebencian, dan hinaan dari oknum suporter di tribun VIP yang ditujukan kepada beberapa pemain PERSIB yang hendak masuk ke area tunnel setelah pertandingan melawan Port FC selesai.
  2. ⁠Provokasi oknum suporter tersebut sempat mengakibatkan terjadinya situasi kurang kondusif di area balkon tribun VIP dengan suporter lain yang tidak melakukan provokasi kepada pemain PERSIB.
  3. Untuk menghindari gesekan antar suporter di tribun semakin meluas, oknum suporter yang melakukan provokasi tersebut diamankan pihak keamanan dan dibawa ke area tunnel. Sebelumnya steward pun sudah mendokumentasikan tiket dan KTP oknum suporter tersebut sebagai pegangan data.
  4. Persib tidak dapat mentolerir tindakan provokasi yang dilakukan oleh oknum suporter tersebut, karena berpotensi mengakibatkan kericuhan di area tribun dan mengganggu keamanan suporter lain yang hadir di stadion, khususnya keluarga, perempuan, dan anak-anak.
  5. Terkait dengan dugaan intimidasi atau kekerasan yang terjadi setelah pertandingan dan dugaan terjadinya pelecehan verbal kepada Bobotoh perempuan, saat ini tim fact-finding PERSIB masih melakukan pendalaman antara lain pengumpulan data, bukti, klarifikasi dengan para saksi, dan pihak yang diduga terlibat.
  6. Untuk memastikan hasil yang objektif dan sesuai dengan fakta yang terjadi, proses investigasi membutuhkan waktu karena melibatkan banyak pihak. Perkembangan proses investigasi akan kami sampaikan kembali selambat-lambatnya pada 27 September 2024.
  7. PERSIB berkomitmen untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bersalah.
  8. Merupakan komitmen PERSIB untuk selalu patuh terhadap regulasi serta memastikan keselamatan, keamanan, kenyamanan Bobotoh, pemain, ofisial dan seluruh perangkat pertandingan, karena sepak bola memiliki nilai universal untuk dinikmati oleh semua kalangan.

Dengan demikian, publik sepak bola Indonesia, khususnya penggemar atau suporter Persib Bandung harus bersabar menunggu hasil investigasi lengkapnya.  Manajemen sebelumnya memang sudah mengatakan bahwa mereka membutuhkan waktu untuk melakikan proses investigasi internal.

Viking Persib Club (VPC) dan Bobotoh sendiri sebelumnya telah melakukan aksi langsung pada Sabtu (21/9). Mereka menggeruduk Graha Persib untuk meminta penjelasan mengenai dugaan intimidasi yang dilakukan terhadap suporter.

Sedikitnya ada lima tuntutan yang disampaikan, VPC terhadap manajemen Persib Bandung. Salah satunya adalah VPC berdiri bersama korban.

  1. Viking Persib Club berdiri bersama korban dan mendukung serta siap mengawal korban.
  2. Mengutuk intimidasi dan/atau kekerasan yang terjadi.
  3. Mengutuk tindakan pelecehan verbal kepada Bobotoh perempuan yang dilakukan oknum steward.
  4. Menuntut PT PBB melakukan investigasi internal secara transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi atas insiden yang terjadi.
  5. Menuntut PT PBB menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore