
Arief Catur Pamungkas menjelma sebagai pemain kunci Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 berkat konsistensi dan determinasinya di lapangan. (Instagram/@ariefcaturp)
JawaPos.com — Nama Arief Catur Pamungkas mungkin belum sepopuler beberapa pemain lainnya di Persebaya Surabaya. Namun, bek kanan ini punya kisah perjuangan yang tak kalah inspiratif.
Kariernya di Persebaya Surabaya tidak datang begitu saja; ada kerja keras, dedikasi, dan tentunya sebuah kenangan manis saat dia sukses mengantarkan Persebaya U-20 menjuarai Elite Pro Academy 2019.
Perjalanan Arief Catur Pamungkas di dunia sepak bola tidak dimulai dengan mulus. Seperti banyak pemain muda lainnya, dia harus membuktikan kemampuannya dari nol.
Pada 2019, Arief Catur Pamungkas menjadi bagian dari skuad Persebaya U-20 yang berlaga di Elite Pro Academy, kompetisi yang menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain muda berbakat di Indonesia.
Perjalanan mereka di kompetisi ini tidak mudah, namun dengan kerja keras dan semangat juang yang tinggi, Arief Catur Pamungkas bersama timnya berhasil meraih gelar juara. Kemenangan ini bukan hanya sekadar trofi, tetapi juga menjadi batu loncatan penting dalam karier Arief Catur Pamungkas.
Namun, meski sukses di level junior, Arief Catur Pamungkas masih harus bersabar untuk mendapatkan tempat di tim senior Persebaya. Pada awal kariernya di tim utama, Arief Catur Pamungkas belum masuk dalam rencana utama pelatih saat itu, Aji Santoso.
Bahkan, demi mendapatkan jam bermain yang lebih banyak, Arief Catur Pamungkas sempat dipinjamkan ke Persikab Bandung. Pengalaman di klub ini memberinya kesempatan untuk berkembang dan memperkuat mentalitasnya sebagai pemain profesional.
Kesempatan Arief Catur Pamungkas untuk kembali ke Persebaya Surabaya datang pada April 2022. Aji Santoso, yang melihat potensi besar dalam diri Arief Catur Pamungkas, memanggilnya kembali ke tim senior.
Arief Catur Pamungkas yang saat itu sudah lebih matang dari segi pengalaman dan mental, langsung memberikan dampak positif. Pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2022/2023, dia mulai mendapatkan banyak kesempatan bermain. Dengan posisi bek kanan, Arief Catur Pamungkas menjadi salah satu andalan Persebaya, terutama saat Koko Ari Araya absen karena cedera kala itu.
Musim Liga 1 Indonesia 2022/2023, Arief Catur Pamungkas berhasil tampil impresif dengan mencatatkan 38 tekel, 46 intersep, dan 15 sapuan. Dia juga memberikan satu assist penting kepada rekannya, Brylian Aldama, yang berujung pada gol kemenangan Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang di kandang lawan.
Performa ini membuat Aji Santoso semakin yakin dengan kemampuan Arief Catur Pamungkas, bahkan memproyeksikannya sebagai bek kanan utama untuk Persebaya Surabaya di masa depan.
Namun, perjalanan Arief Catur Pamungkas bukan tanpa tantangan. Dalam proses adaptasi dan peningkatan kualitas permainan, Arief Catur Pamungkas menyadari masih banyak yang harus diperbaiki, terutama dalam mengendalikan emosi dan pengambilan keputusan di lapangan.
Musim lalu, dia sempat mendapatkan tujuh kartu kuning, yang sebagian besar berasal dari tekel terlambat. Salah satu momen yang menjadi refleksi bagi Arief Catur Pamungkas adalah saat dia melakukan tekel yang berujung pada penalti untuk Arema FC.
Beruntung, kiper Ernando Ari berhasil menggagalkan eksekusi penalti tersebut, sehingga Persebaya Surabaya tetap meraih kemenangan tipis 1-0.
Bagi Arief Catur Pamungkas, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga. Dia menyadari bahwa konsistensi dan kedewasaan dalam bermain adalah kunci untuk terus mendapatkan kepercayaan dari pelatih. “Coach Aji selalu menekankan pada kami untuk kompetitif, selalu siap, siapa dalam kondisi terbaik dia yang akan main,” kata Arief Catur Pamungkas kala itu dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
