
Persibo Bojonegoro ketika menghadapi Persebaya Surabaya di laga uji coba sebelum digelarnya Liga 2 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@persibo.bojonegoro)
JawaPos.com — Setelah hiruk-pikuk dimulainya Liga 1 Indonesia 2024/2025 pada 9 Agustus 2024, perhatian publik kini mulai beralih ke kasta kedua sepak bola nasional, yaitu Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Kompetisi yang tak kalah bergengsi ini dijadwalkan akan memulai kick-off pada September 2024 dan diperkirakan akan berakhir pada Februari 2025. Dengan komposisi 26 klub yang siap bertarung, Liga 2 musim ini dipastikan akan menjadi ajang persaingan yang seru dan penuh kejutan.
Liga 2 Indonesia selalu menjadi arena pertempuran sengit bagi klub-klub yang ingin menunjukkan kualitas terbaiknya. Sebagai pintu gerbang menuju Liga 1, kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 2 selalu dipenuhi drama, taktik, dan semangat juang yang tinggi.
Dengan format kompetisi yang ketat dan regulasi yang diatur dengan cermat, setiap klub harus berjuang keras untuk mencapai impian mereka.
Jumlah peserta Liga 2 Indonesia 2024/2025 dipastikan berjumlah 26 klub. Dari total tersebut, 17 klub berasal dari tim yang berhasil bertahan di Liga 2 musim 2023/2024.
Selain itu, ada tambahan tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1 Indonesia 2023/2024, serta enam tim yang promosi dari Liga 3 Indonesia 2023/2024. Komposisi ini menciptakan dinamika baru yang menarik, dengan kombinasi klub-klub yang berpengalaman di Liga 2 serta pendatang baru yang siap mengejutkan.
Format kompetisi Liga 2 Indonesia 2024/2025 juga telah diputuskan. Kompetisi akan dimulai dengan babak penyisihan atau pendahuluan, di mana ke-26 klub akan dibagi ke dalam tiga grup. Grup pertama dan kedua masing-masing akan diisi oleh sembilan klub, sementara grup ketiga akan diisi oleh delapan klub.
Sistem pertandingan kandang-tandang akan diterapkan di babak ini, memberikan kesempatan bagi setiap klub untuk menunjukkan kekuatan mereka di hadapan para pendukungnya.
Setelah babak penyisihan selesai, klub-klub yang berhasil lolos akan melanjutkan ke babak berikutnya dengan format sentralisasi dan single round robin.
Ini berarti semua pertandingan akan dilangsungkan di satu tempat, dan setiap klub akan saling berhadapan satu kali. Format ini diyakini akan menambah tensi persaingan, karena setiap klub harus bisa tampil maksimal di setiap pertandingan tanpa ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan di laga kedua.
Liga 2 Indonesia 2024/2025 dijadwalkan akan digelar selama 27 pekan, dengan total 303 pertandingan yang akan dimainkan. Dengan durasi yang relatif panjang ini, setiap klub dituntut untuk menjaga konsistensi performa mereka sepanjang musim. Kemampuan untuk bertahan di puncak performa selama berbulan-bulan akan menjadi kunci sukses di kompetisi ini.
Salah satu regulasi yang menarik perhatian adalah terkait dengan promosi dan degradasi. Musim ini, juara dari masing-masing grup di babak pendahuluan akan otomatis lolos ke babak final dan sekaligus mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan. Ini adalah kesempatan emas bagi klub-klub Liga 2 untuk menunjukkan bahwa mereka layak berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sementara itu, untuk sistem degradasi, juru kunci dari tiga grup di babak pendahuluan akan terdegradasi ke Liga 3 Indonesia musim depan. Dengan hanya tiga klub yang akan terdegradasi, persaingan di papan bawah juga diprediksi akan berlangsung ketat. Setiap klub harus berjuang habis-habisan untuk menghindari degradasi dan tetap bertahan di Liga 2 musim depan.
Selain regulasi terkait promosi dan degradasi, ada juga regulasi yang mengatur soal pemain asing. Jika tidak ada perubahan, setiap klub rencananya diperbolehkan merekrut hingga tiga pemain asing. Ini memberikan kesempatan bagi klub-klub Liga 2 untuk memperkuat skuad mereka dengan pemain berkualitas dari luar negeri, sekaligus meningkatkan daya saing mereka di kompetisi ini.
Adapun daftar 26 klub peserta Liga 2 Indonesia 2024/2025 telah diumumkan. Klub-klub tersebut terbagi ke dalam tiga kategori: klub yang bertahan dari Liga 2 musim lalu, klub yang terdegradasi dari Liga 1, dan klub yang promosi dari Liga 3. Berikut adalah daftar lengkapnya:

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
