Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menemui jurnalis di Stadion GBT Surabaya, Senin (29/7) malam. Erick Thohir akan mengusut tuntas pemukulan wasit di PON 2024. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pernyataan yang cukup menggelitik terkait keputusan Federasi Sepak Bola China (CFA) yang memilih stadion dengan jarak tempuh yang jauh untuk pertandingan melawan Timnas Indonesia. Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Tiongkok dan Indonesia akan berlangsung pada 15 Oktober 2024 di Qingdao Youth Football Stadium, yang terletak di Qingdao, Shandong.
Keputusan CFA ini membuat Timnas Indonesia harus menempuh perjalanan yang panjang dan melelahkan, yang bisa saja menjadi strategi terselubung untuk memberikan keuntungan bagi tim tuan rumah. CFA telah mengajukan permohonan pemakaian Qingdao Youth Football Stadium kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan telah mendapatkan persetujuan.
Menurut laporan, stadion ini berbeda dari lokasi biasanya yang digunakan oleh Timnas Tiongkok. Jarak dari Beijing ke Qingdao yang mencapai hampir tujuh jam perjalanan dianggap sebagai upaya untuk menyulitkan Timnas Indonesia. Hal ini diakui oleh Erick Thohir, yang mengatakan bahwa perjalanan ke stadion tersebut akan menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa keputusan untuk menempatkan pertandingan di stadion yang jauh merupakan strategi yang sering digunakan oleh tim tuan rumah untuk membuat lawan merasa tidak nyaman.
"Kita harus melalui perjalanan berat karena mesti terbang ke Bahrain, itu hampir 17 jam," ujar Erick Thohir.
Setelah menghadapi Bahrain pada 10 Oktober 2024, Timnas Indonesia akan langsung terbang ke Tiongkok. Namun, perjalanan menuju Qingdao tidaklah mudah.
Tim asuhan Shin Tae-yong harus lebih dulu mendarat di Beijing, sebelum melanjutkan perjalanan darat yang panjang dan melelahkan ke Qingdao. Dalam situasi ini, Timnas Indonesia tidak hanya dihadapkan pada jarak yang jauh, tetapi juga cuaca dingin yang diperkirakan akan melanda wilayah tersebut pada bulan Oktober.
Erick Thohir menyatakan bahwa ini adalah bagian dari upaya untuk mempersulit tim tamu, sebuah strategi yang sering kali dilakukan oleh negara tuan rumah untuk meraih keuntungan. "Lalu ke Tiongkok dan tiba-tiba tim ditaruh di kota yang letaknya 6,5 jam dari Beijing," kata Erick. "Itu Qingdao, yang di bulan Oktober katanya dingin," katanya.
Menanggapi situasi ini, Erick Thohir tidak menunjukkan kekhawatiran yang berlebihan. Sebaliknya, ia menyampaikan dengan nada bercanda bahwa Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama ketika menjadi tuan rumah.
"Jadi, semua negara ingin mempersulit tamunya," ucap Erick.
"Jadi, kita juga nanti jadi tuan rumah harus baik-baik, tetapi jangan baik-baik saja. Kalau kita dikerjain di luar negeri, ya kita ganti kerjain di sini," tambahnya sambil tersenyum.
Namun, sebelum menghadapi Tiongkok, Timnas Indonesia memiliki jadwal padat lainnya. Pada bulan September 2024, Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang sangat penting.
Mereka akan menghadapi Arab Saudi di Jeddah pada 5 September dan kemudian menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 10 September. Erick Thohir berharap para pemain bisa tetap fokus dan tidak mengalami cedera dalam menghadapi pertandingan-pertandingan krusial ini.
"Kita hadapi," tegas Erick.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
