
Status Maarten Paes masih jadi polemik di sepak bola Internasional. (Instagram/@maartenpaes)
JawaPos.com — Dalam dunia sepak bola, status kewarganegaraan seorang pemain bisa menjadi topik yang sangat sensitif dan menimbulkan berbagai spekulasi. Begitu pula yang terjadi dengan Maarten Paes, kiper yang memiliki darah campuran Indonesia-Belanda.
Baru-baru ini, rumor mengenai transfernya ke Empoli untuk Serie A musim depan menjadi polemik setelah Fabrizio Romano, jurnalis kenamaan, membocorkan informasi tersebut melalui kanal X (Twitter).
Namun, yang menjadi perhatian adalah penggunaan bendera Belanda pada informasi tersebut, bukan Indonesia, meskipun Maarten Paes sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Fabrizio Romano mengabarkan bahwa Empoli telah mengajukan proposal resmi kepada FC Dallas untuk meminjam Maarten Paes dengan klausul wajib beli. "Empoli have sent formal proposal to Dallas FC for Dutch GK Maarten Paes. Negotiations underway on loan with mandatory buy clause, as Dallas FC want permanent move. Personal terms already agreed," tulis Romano. Pernyataan tersebut menimbulkan kebingungan karena status kewarganegaraan Paes yang seharusnya sudah diakui sebagai WNI.
Maarten Paes, yang saat ini bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS), resmi menjadi WNI pada 30 April 2024. Proses naturalisasi ini menandai babak baru dalam karier sepak bolanya. Pemain berusia 25 tahun ini disumpah di Kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Jakarta, menyusul proses yang cukup panjang dan penuh tantangan.
Proses naturalisasi Paes tidaklah mudah. Awalnya, dia menghadapi kendala regulasi FIFA terkait perubahan federasi. Namun, dengan kegigihan dan tekad yang kuat, Paes akhirnya berhasil mendapatkan kewarganegaraan Indonesia. Paes memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur. Minatnya untuk membela Timnas Indonesia sudah lama ia tunjukkan, dan naturalisasinya disambut dengan antusias oleh para pencinta sepak bola Tanah Air.
Sebagai WNI, Maarten Paes tentu menjadi salah satu opsi menarik bagi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam memperkuat lini pertahanan skuad Garuda. Pengalaman Paes di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, serta penampilannya yang impresif di MLS menjadi modal berharga.
Meski sudah menyandang status WNI, Paes hingga kini belum pernah tampil dalam pertandingan resmi bersama Timnas Indonesia. Dia masih menunggu debutnya bersama skuad Garuda, meskipun telah menunjukkan performa gemilang dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Juni 2024.
Karier sepak bola Maarten Paes cukup cemerlang. Dia memulai perjalanan kariernya dengan bergabung ke akademi VV Union, yang kemudian dilanjutkan ke NEC Nijmegen pada 2012. Di NEC Nijmegen, Paes bermain di tim U-17 dan U-19 sebelum akhirnya promosi ke tim senior pada 2018, ketika usianya baru 18 tahun. Performa impresifnya di NEC Nijmegen membuatnya mendapatkan tawaran bergabung ke FC Utrecht pada tahun yang sama dengan kontrak selama empat tahun. Selama di Utrecht, Paes mencatat 48 penampilan di semua kompetisi, dengan 12 clean sheet dan kebobolan 63 gol.
Pada 2022, Maarten Paes dipinjamkan ke FC Dallas dari Utrecht. Penampilan cemerlangnya membuat FC Dallas jatuh cinta, dan Paes akhirnya dipermanenkan pada musim panas 2022. Selama musim tersebut, dia mencatatkan tiga clean sheet dan kebobolan 12 gol. Performa konsistennya ini membuatnya menjadi salah satu kiper muda yang cukup diperhitungkan di MLS.
Kini, rumor transfer Paes ke Empoli menambah babak baru dalam kariernya. Namun, polemik terkait status kewarganegaraannya yang disoroti oleh Fabrizio Romano menimbulkan berbagai spekulasi. Paes sudah resmi menjadi WNI, dan semestinya diakui sebagai pemain Indonesia, bukan Belanda. Kesalahan ini bisa jadi disebabkan oleh kurangnya update informasi dari sumber atau pihak terkait.
Bagi Maarten Paes, kesempatan untuk bergabung dengan klub Serie A seperti Empoli merupakan langkah besar. Jika transfer ini terealisasi, dia akan menjadi kiper pertama Indonesia yang bermain di salah satu liga elit Eropa. Selain itu, pengalamannya bermain di Serie A akan memberikan manfaat besar bagi Timnas Indonesia. Paes bisa membawa pengalaman internasional yang berharga dan membantu meningkatkan performa lini pertahanan skuad Garuda.
Sebagai pencinta sepak bola tanah air, kita tentu berharap polemik ini segera teratasi dan Maarten Paes bisa fokus pada karier sepak bolanya. Dengan dukungan penuh dari para pendukung dan manajemen, Paes diharapkan bisa segera debut bersama Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi nyata.
Perjalanan panjangnya untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia menunjukkan komitmen dan kecintaannya pada Tanah Air. Kini, saatnya dia membuktikan kualitasnya di lapangan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Kita semua menantikan perkembangan terbaru dari transfer Maarten Paes dan berharap yang terbaik untuk kariernya. Semoga polemik status kewarganegaraan ini segera terselesaikan dan Paes bisa melanjutkan perjalanan kariernya dengan penuh semangat dan dedikasi. Untuk saat ini, mari kita terus memberikan dukungan dan semangat bagi Maarten Paes, kiper kebanggaan Indonesia yang siap bersinar di panggung internasional.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
