
Apparel Allegiant, sebuah merek atau brand asal Lamongan, telah berhasil menembus pasar internasional dengan prestasi gemilangnya sejak awal kemunculan pada 2020 silam.
JawaPos.com – Apparel merupakan salah satu bagian penting dari terciptanya jersey-jersey yang dikenakan tim sepak bola ketika bertanding di lapangan, maupun dijual di pasaran. Apparel Allegiant, sebuah merek atau brand asal Lamongan, telah berhasil menembus pasar internasional dengan prestasi gemilangnya sejak awal kemunculan pada 2020 silam.
Meski lahir di tengah pandemi Covid-19, Allegiant muncul sebagai inspirasi dari keterbatasan, berkat dedikasi Muhammad Harryanto dan Fajar, yang dipicu oleh kebingungan akan peluang yang dapat dikembangkan di masa sulit tersebut.
“Allegiant ini tumbuh dari rasa resah zaman covid, apa yang bisa dikembangkan, ternyata pas covid lagi populer fun football, kita coba menyelami,” tutur Muhammad Harryanto selaku pemilik Allegiant kepada JawaPos.com
Pada awalnya, kemunculan Allegiant terinspirasi oleh keberadaan komunitas sepak bola lokal seperti Nayoh FC dan Komunitas Jersey Lamongan. Komunitas sepak bola yang membutuhkan jersey untuk bermain, menjadi benih awal yang kemudian berkembang menjadi konsep dan identitas merek Allegiant.
“Kalau ditanya kapan lahirnya Allegiant, umurnya sama kayak KJLA (Komunitas Jersey Lamongan), lahirnya 2020,” lanjut pria yang akrab disapa Harry tersebut.
Dengan tekad yang kuat untuk menjadikan Allegiant sebagai brand yang kuat, Harryanto dan Fajar memulai langkah awal dengan pendaftaran badan hukum yang resmi, yang kemudian diikuti oleh pengelolaan manajemen yang solid.
Untuk memperkuat fondasi merek, langkah selanjutnya adalah melindungi merek tersebut dengan mendaftarkannya di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Hal ini tidak hanya memberikan perlindungan hukum terhadap merek Allegiant, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri pelanggan serta memastikan bahwa Allegiant dikenal sebagai merek yang resmi dan terpercaya.
“Waktu kita bikin apparel, kita pilih nama Allegiant dan kita daftarkan ke Kemenkumham,” ceritanya.
“Didaftarin ke badan hukum supaya merek kita terlindungi, gak bisa nama Allegiant dipakai orang lain,” tutur Harry.
Dengan fondasi yang kokoh dan perlindungan hukum yang memadai, Allegiant kemudian menatap ke arah masa depan dengan ambisi yang tinggi. Mereka tidak hanya menargetkan pasar lokal, tetapi juga menyasar pasar internasional.
Keberhasilan mereka dalam menembus pasar Malaysia, Brunei, dan bahkan negara Eropa seperti Monaco, adalah bukti nyata akan popularitas dan kualitas produk Allegiant.
Tidak hanya itu, keberhasilan mereka menarik perhatian bahkan dari dunia olahraga tingkat dunia, seperti pembalap F1 asal Monaco, Carles Leclerc yang memilih untuk memesan produk Allegiant. Ini menjadi salah satu pencapaian gemilang yang menandai langkah maju Allegiant dalam menempatkan merek lokal Lamongan di peta global.
“Dulu itu Charles DM, nanya bisa bikin jersey buat timnya apa enggak. Ya kita jawab bisa. Jadi jerseynya waktu itu ada sponsor Ferrari,” terang Harry.
Dengan segala prestasi dan potensi yang dimilikinya, Allegiant terus berkomitmen untuk terus berkembang dan berinovasi demi memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pelanggannya di masa mendatang.
Harry selaku pemilik apparel memiliki impian bahwa Allegiant kelak bisa menjadi apparel Timnas Indonesia. Namun ia mengaku tak terburu-buru untuk sampai sana dan memilih untuk menikmati proses.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
