
JADI SOROTAN: Wasit Aprisman Aranda (tengah) ketika memimpin laga di Liga 1 Indonesia. (JawaPos)
JawaPos.com — Pekan 31 Liga 1 tidak hanya akan menyuguhkan pertarungan sengit di lapangan antara Persebaya Surabaya dan Dewa United, tetapi juga akan menampilkan seorang sosok yang menjadi sorotan, yaitu Aprisman Aranda, wasit muda asal Padang yang telah meraih lisensi FIFA. Mari kita mengenal lebih jauh tentang perjalanan karier dan prestasi yang telah diraih oleh Aprisman Aranda.
Aprisman Aranda lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada tanggal 9 April 1990. Kisah perjalanan karier sebagai seorang wasit dimulainya saat ia masih remaja, tepatnya pada tahun 2006 ketika ia masih duduk di bangku SMA. Langkah ini tak lepas dari pengaruh ayahnya yang juga merupakan mantan wasit nasional.
Memulai debutnya sebagai wasit pada tahun 2006, Aprisman Aranda kemudian meniti karier dan berhasil meraih lisensi wasit nasional pada tahun 2008. Dari sana, ia mulai terlibat dalam pertandingan-pertandingan skala nasional, termasuk di Liga Indonesia.
Tak puas dengan pencapaiannya, Aprisman Aranda terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Pada tahun 2012, ia mendaftar untuk mendapatkan lisensi wasit FIFA, meskipun pada awalnya usahanya belum membuahkan hasil. Namun, setelah delapan tahun berjuang, Aprisman Aranda akhirnya berhasil meraih lisensi tersebut, menjadikannya sebagai wasit termuda Indonesia yang berhasil meraih lisensi FIFA.
Perjalanan karier Aprisman Aranda tidaklah mudah. Ia harus mengorbankan banyak hal, termasuk pekerjaannya. Aprisman Aranda rela meninggalkan pekerjaannya di salah satu Bank BUMN hanya setelah empat hari bekerja, demi menekuni dunia wasit. Bahkan, ia juga meninggalkan pekerjaannya sebagai guru honorer demi fokus pada karier wasitnya.
Salah satu momen terbaik dalam karier Aprisman Aranda adalah saat ia ditunjuk sebagai wasit keempat dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Argentina pada FIFA Matchday Juni 2023. Menjadi bagian dari pertandingan melawan juara Piala Dunia 2022 dan tim peringkat satu dunia tentu menjadi pengalaman yang luar biasa bagi Aprisman Aranda.
Selain di panggung internasional, Aprisman Aranda juga telah menunjukkan performa yang baik sebagai wasit dalam kompetisi domestik, termasuk Liga 1 Indonesia. Dalam musim 2023/24, ia telah memimpin beberapa pertandingan dengan kinerja yang konsisten. Meskipun tak luput dari kontroversi seperti yang sering terjadi pada wasit, namun Aprisman Aranda terus berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang dipimpinnya.
Dari catatan performanya, Aprisman Aranda telah memimpin sejumlah pertandingan dengan total penampilan sebanyak 92 kali. Ia telah menunjukkan keputusan yang tegas dengan memberikan total 385 kartu kuning, 13 kartu kuning kedua, dan 5 kartu merah. Selain itu, ia juga telah memimpin beberapa tendangan penalti.
Dengan prestasi yang telah diraihnya, Aprisman Aranda menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, terutama bagi mereka yang bercita-cita untuk terjun ke dunia sepak bola, baik sebagai pemain, pelatih, atau bahkan wasit. Kiprahnya yang gemilang membuktikan bahwa dengan kerja keras, kesabaran, dan tekad yang kuat, mimpi apapun bisa diwujudkan.
Namun keputusan-keputusannya di lapangan nanti dalam laga Persebaya Surabaya vs Dewa United akan jadi sorotan penggemar sepak bola di seluruh Indonesia yang tengah jengah dengan aksi-aksi kontroversial wasit di Liga Indonesia maupun di Piala Asia U-23 seperti di laga Timnas Indonesia vs Qatar semalam. Semoga Aprisman Aranda memberikan kinerja terbaiknya aga pertandingan berjalan lancar dan menarik untuk ditonton.
Kehadiran Aprisman Aranda sebagai wasit dalam laga antara Persebaya Surabaya dan Dewa United sore nanti menjadi bukti bahwa ia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari persepakbolaan Indonesia. Mari kita dukung Aprisman Aranda dan para ofisial lainnya untuk memberikan pertandingan yang adil dan berkualitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
