Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Maret 2024 | 21.32 WIB

Berharap Komdis PSSI ke Depan Lebih Netral, Gusti Randa: Dari Sisi Pemberitaan Bisa Menggiring ke Satu Pihak dan Belum Tentu Kebenarannya

Gusti Randa menyatakan harapan kepada Komdis PSSI untuk ke depannya memiliki sisi netral dalam memutuskan sebuah permasalahan. - Image

Gusti Randa menyatakan harapan kepada Komdis PSSI untuk ke depannya memiliki sisi netral dalam memutuskan sebuah permasalahan.

JawaPos.com - PSS Sleman harus kehilangan Wahyudi Hamisi dalam tiga pertandingan ke depan. Hal ini buntut dari insiden yang terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3/2024) saat PSS menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya.

Dalam surat keputusan nomor 196/L1/SK/KD-PSSI/III/2024 diberikan oleh Komite Displin (Komdis) PSSI kepada PSS, Hamisi dihukum larangan 3 pertandingan karena melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 dengan melakukan pelanggaran serius terhadap pemain lawan, dan di momen lain pada pertandingan yang sama menunjukkan gestur kurang sopan terhadap pemain lawan.

“Kami sudah menjalani sidang bersama Komdis PSSI, perangkat pertandingan, saksi, serta Wahyudi Hamisi itu sendiri. Dalam sidang sudah kami jelaskan apa yang menjadi kronologi menurut kami. Kami sudah mendapatkan keputusannya dan Hamisi diberikan larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan,” ujar Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada, Gusti Randa di Omah PSS, Sleman, dilansir dari laman resmi PSS.

Hukuman larangan 3 pertandingan untuk Hamisi merujuk pada Pasal 78 Huruf (b) jo Pasal 49 Ayat 1 Huruf (b) jo Pasal 59 Ayat 1 jo Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 serta denda Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah).

“Tentu kehilangan Hamisi sangat merugikan tim karena kami hanya punya dia sebagai gelandang bertahan. Pelatih pasti akan kembali menyesuaikan taktik karena keputusan ini kami dapat di hari sebelum pertandingan,” beber Gusti Randa.

Gusti Randa menyatakan harapan kepada Komdis PSSI untuk ke depannya memiliki sisi imparsial dalam memutuskan sebuah permasalahan.

“Karena kita tahu dari sisi pemberitaan bisa menggiring ke satu pihak dan belum tentu kebenarannya,” ucap Gusti Randa.

“Meski berat untuk tim, tapi kami dari PSS Sleman sangat menerima keputusan yang diberikan oleh Komdis. Maka dari itu kami tidak akan mengajukan banding dan menghormati keputusan dari Komdis. Semoga ini menjadi yang terakhir dan Hamisi bisa belajar dari kejadian kemarin,” pungkas Gusti Randa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore