
Hokky Caraka saat membela timnas Indonesia U-23. Hokky mendapat pesan khusus dari pelatihnya di PSS, Marian Mihail.
JawaPos.com - Setelah debut bersejarah pada leg pertama melawan Brunei Darussalam pada 12 Oktober kemarin.
Hokky Caraka kembali mencetak sejarah lainnya. Kali ini pemain berusia 19 tahun itu mencetak brace untuk Indonesia dalam leg kedua menghadapi Brunei.
Dua gol dan satu assist Hokky membantu timnas Indonesia menghajar Brunei secara back to back enam gol tanpa balas. Alhasil Indonesia unggul agregat 12 - 0.
Hokky Caraka tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh coach Shin Tae-Yong pada laga kedua melawan Brunei.
Baru 6 menit laga berjalan, Hokky berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan umpan manis dari Sandy Walsh.
Keunggulan timnas Indonesia bertambah pada menit 42, kali ini Hokky mengirimkan assist untuk gol yang diciptakan oleh Egy Maulana Vikri.
Memasuki menit 44 Hokky berhasil mencetak gol keduanya, umpan Witan berhasil dikonversi oleh striker asal PSS Sleman itu menjadi gol dan membawa timnas Indonesia unggul 0-3.
Selepas turun minum Indonesia langsung tancap gas lewat gol Witan pada menit 47 dari titik penalti.
Gol itu membawa Indonesia memperbesar skor menjadi 0-4.
Tak puas dengan empat gol, timnas Garuda kembali mencetak gol pada menit 64.
Rizky Ridho kembali mencetak gol lewat tembakan kerasnya setelah memanfaatkan umpan Asnawi yang baru masuk pada menit 61 menggantikan Sandy Walsh.
Gol terakhir Indonesia datang dari Ramadhan Sananta yang berhasil menaklukkan kiper Brunei Asmin lewat sepakan chip.
Gol Sananta menandai kemenangan 0-6 Indonesia yang menjadi skor akhir jalannya laga.
Hasil ini membuat Indonesia berhak lolos pada babak kedua kualifikasi piala dunia 2026 Zona Asia. Timnas Garuda tergabung di grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.
Hokky Caraka berpotensi menjadi pemain muda yang melesat di bawah coach Shin Tae-Yong. Kini pemain asal PSS Sleman telah mengemas dua gol bersama timnas Indonesia senior. Selain Hokky, laga ini menjadi momen spesial bagi Arkhan Fikri yang menjalani debut bersama timnas senior setelah masuk menggantikan Kambuaya pada menit 73.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
