Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20.38 WIB

Andy Burnham Khawatir Pemilik Man City Jual Klub Usai Kasus 114 Pelanggaran

ig @andy.burnham - Image

ig @andy.burnham

JawaPos.com - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengaku "akan sangat prihatin" jika pemilik Manchester City memutuskan menjual klub setelah raksasa Manchester itu dinyatakan bersalah melanggar aturan keuangan Premier League.

Komentar Burnham muncul setelah ketua Independent Football Regulator (IFR), David Kogan, mengatakan bahwa putusan terhadap City menimbulkan "masalah serius". Ia juga menegaskan bahwa regulator memiliki kewenangan untuk menilai kelayakan pemilik, direktur, dan eksekutif klub setelah seluruh proses hukum selesai.

City sendiri telah menyatakan niat untuk mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Sebuah komisi independen sebelumnya menyimpulkan bahwa Manchester City "jelas bermaksud untuk mengakali aturan Liga Premier" melalui sejumlah kesepakatan komersial yang dinilai "palsu". Skema tersebut disebut berlangsung selama sembilan musim dan berkaitan dengan penggelembungan pendapatan serta penyembunyian biaya.

Melansir ESPN, Burnham, yang pernah menjabat sebagai wali kota Greater Manchester, mengatakan dirinya tetap menghargai investasi City Football Group terhadap kota Manchester.

"Saya akan sangat khawatir jika kehilangan mereka," katanya ketika ditanya BBC apakah dirinya cemas pemilik City akan menjual klub.

"Mereka telah menjadi mitra yang sangat besar dalam pembangunan Manchester modern. Jelas, dalam membangun Manchester City menjadi kekuatan global seperti sekarang ini."

Ketika ditanya apakah seluruh hubungan bisnisnya dengan Manchester City selama menjabat sebagai wali kota dapat dipertanggungjawabkan, Burnham menjawab:

"Oh, tentu saja. Saya benar-benar berterima kasih kepada City Football Group dan pemilik yang lebih luas atas uang yang mereka investasikan tidak hanya ke Etihad dan kompleks di sekitarnya, tetapi juga ke kota ini, tetapi ya, tentu saja."

Meski demikian, Burnham menegaskan dirinya tidak ingin ikut campur dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore