
Acara nobar PSG vs Arsenal di Jakarta. (FOTO: Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pertarungan sengit tersaji antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal di partai final Liga Champions 2025/2026. PSG menang lewat drama adu penalti pada partai puncak yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam WIB.
Dalam laga tersebut, Arsenal sukses mencetak gol cepat lewat Kai Havertz pada menit keenam. Kemudian PSG sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih yang dieksekusi Ousmane Dembele (64’).
Setelah itu, kedua kesebelasan bermain sengit hingga laga berlanjut ke babak adu penalti. PSG pun keluar sebagai pemenang di babak adu tos-tosan dengan skor 4-3 setelah dua pemain Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal mengeksekusi penalti dengan baik.
Terlepas dari hasil akhir, PSG dan Arsenal menyajikan tontonan yang menarik dalam laga pamungkas tersebut. Kedua kesebelasan sukses membuat atmosfer pertandingan terasa sampai ke Indonesia, khususnya Jakarta. Acara nonton bareng alias nobar dihadiri ribuan penggemar, dengan fans Arsenal alias Gooners mendominasi kerumunan tersebut.
JawaPos.com yang hadir di lokasi merasakan betul betapa serunya atmosfer yang tercipta disana. Terlebih, acara nobar tersebut dihadiri beberapa sosok yang selama ini dikenal sebagai pendukung setia Arsenal seperti Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin.
Tapi sayangnya, para Gooners dini hari tadi harus gigit jari melihat Arsenal gagal mengangkat trofi Liga Champions 2025/2026. Ketika Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti, sekejap para fans langsung tertunduk lesu.
Tak pelak jika Gooners kecewa. Sebab, penantian Arsenal untuk meraih gelar pertama di Liga Champions harus kembali berlanjut. Kekalahan ini seakan mengulang apa yang terjadi pada 20 tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, The Gunners -julukan Arsenal- juga sudah pernah sedekat ini untuk meraih gelar juara ajang bergengsi antarklub tersebut. Tepatnya ketika musim 2005/2006. Namun sial, Arsenal menelan kekalahan 1-2 dari Barcelona dalam laga final.
Sementara itu, PSG sukses meneruskan dominasinya di sepak bola Eropa dalam dua musim terakhir. Gelar musim ini menjadi gelar kedua skuad Les Parisiens -julukan PSG- dalam dua musim beruntun. Artinya, tim polesan Luis Enrique itu berhasil back to back juara.
Baca Juga:Tak Sesuai Target, Veda Ega Pratama Akui Kecewa Gagal Start dari Baris Depan di Moto3 Italia 2026
Di era sepak bola modern saat ini, tidak banyak tim yang sukses meraih back to back juara. PSG pun kini punya peluang menyamai rekor yang dimiliki Real Madrid, yaitu hattrick juara Liga Champions.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
