
PIF jual Al Hilal ke perusahaan milik Pangeran Alwaleed Bin Talal. (Dok. X/@PIF_en)
JawaPos.com - Klub raksasa Liga Pro Arab Saudi Al Hilal resmi berpindah kepemilikan setelah dijual oleh Public Investment Fund (PIF). Transaksi itu diumumkan pada Rabu (16/4) waktu setempat.
PIF melepas 70 persen saham Al Hilal kepada Kingdom Holding Company, perusahaan milik miliarder sekaligus anggota keluarga kerajaan Arab Saudi, Prince Alwaleed Bin Talal. Kesepakatan itu membanderol Al Hilal dengan harga 1,4 miliar riyal Saudi atau sekitar Rp 6,4 triliun.
Al Hilal sendiri saat ini menempati posisi kedua di klasemen Liga Pro Arab Saudi dan dikenal sebagai salah satu klub paling sukses di negara itu. Dilansir dari The Athletic, Al Hilal telah meraih 19 gelar liga, termasuk enam trofi sejak 2017, dan menjadi salah satu tim dengan belanja pemain terbesar.
Dalam bursa transfer Januari 2026, Al Hilal mendatangkan penyerang asal Prancis Karim Benzema yang merupakan peraih Ballon d'Or 2022 dari Al Ittihad. Benzema menjadi pelengkap skuad bertabur bintang yang sebelumnya telah diisi oleh Darwin Nunez, Ruben Neves, dan Kalidou Koulibaly. Tim mewah itu juga dilatih oleh mantan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi.
Sebelumnya, Al Hilal merupakan salah satu dari empat klub Liga Pro Saudi yang dimiliki oleh PIF sejak 2023, bersama Al Nassr, Al Ahli, dan Al Ittihad. Penjualan itu terjadi di tengah sorotan terhadap portofolio investasi olahraga PIF.
PIF dikabarkan tengah mengevaluasi pendanaan terhadap LIV Golf, liga golf yang diluncurkan pada 2022 dan dilaporkan mengalami kerugian miliaran dolar.
Sehari sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi sekaligus Ketua PIF Mohammed bin Salman telah menyetujui rencana strategis lima tahun yang berfokus pada penguatan ekonomi domestik.
Deputi Gubernur PIF Yazeed A Al-Humied menyatakan bahwa langkah itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang lembaganya. Al-Humied menegaskan bahwa PIF telah berperan dalam transformasi sektor olahraga Arab Saudi dan meningkatkan daya tarik investasi, sekaligus mendorong keberlanjutan finansial klub.
“PIF telah menetapkan target ambisius bagi klub-klub itu, sehingga memungkinkan mereka menjadi sukses secara komersial dan profesional serta mencapai keberlanjutan finansial jangka panjang. Pengumuman hari ini sejalan dengan strategi PIF untuk memaksimalkan keuntungan dan mengalokasikan kembali modal ke dalam perekonomian domestik,” kata Al-Humied.
Sementara itu, Pangeran Alwaleed Bin Talal menyebut akuisisi Al Hilal sebagai bentuk keyakinan terhadap kekuatan olahraga sebagai pemersatu dan pendorong pembangunan nasional. Alwaleed juga berkomitmen untuk mengembangkan potensi klub tanpa menghilangkan identitas dan sejarahnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
