Timnas Italia. (Instagram @azzuri)
JawaPos.com–Status sebagai raksasa sepak bola dunia tak lagi menjadi jaminan Italia untuk tampil di panggung tertinggi. Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, Gli Azzurri justru mencatatkan kegagalan beruntun yang sulit diterima, absen dari Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir.
Kegagalan ini tidak bisa lagi dilihat sebagai anomali semata. Tersingkir dari Swedia pada 2018 hingga kekalahan mengejutkan dari Makedonia Utara pada 2022 dan 2026 dari Bosnia, menunjukkan pola yang berulang. Italia bukan hanya kalah, tetapi kehilangan kendali di momen krusial.
Sepak bola Italia tidak hanya mengalami penurunan performa di lapangan, tetapi juga kehilangan arah dalam pengembangannya. Sistem yang dulu menjadi kekuatan utama kini terlihat tertinggal dibanding negara lain yang lebih adaptif terhadap perubahan.
Di sisi lain, tantangan untuk bangkit juga tidak ringan. Italia dihadapkan pada pilihan besar, mempertahankan sistem lama atau melakukan reformasi menyeluruh di berbagai sektor.
Perubahan tersebut mencakup pembinaan pemain muda, peningkatan kualitas kompetisi domestik seperti Serie A, hingga stabilitas manajemen tim nasional. Tanpa langkah konkret, sulit bagi Italia untuk kembali ke level tertinggi. Kegagalan yang terjadi bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan cermin dari masalah yang lebih dalam.
Padahal, hanya beberapa tahun lalu, Italia sempat berada di puncak setelah menjuarai UEFA Euro 2020. Namun, keberhasilan tersebut tidak mampu dijaga dan justru diikuti dengan penurunan performa.
1. Gagal Menjaga Momentum Setelah Juara Eropa
Secara teori, keberhasilan menjadi juara Eropa seharusnya menjadi fondasi kuat untuk membangun tim jangka panjang. Namun, yang terjadi pada Italia justru sebaliknya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
