Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Maret 2026 | 21.00 WIB

Pengakuan Neymar Jelang Piala Dunia 2026: Saya Bukan Pemain yang Sama Seperti 10 Tahun Lalu

Mantan Bintang Barcelona dan PSG, Neymar. Neymar ungkap perubahan gaya bermain dan peluang tampil di Piala Dunia 2026. (X/@FabrizioRomano) - Image

Mantan Bintang Barcelona dan PSG, Neymar. Neymar ungkap perubahan gaya bermain dan peluang tampil di Piala Dunia 2026. (X/@FabrizioRomano)

JawaPos.com - Penyerang legendaris sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Brasil, Neymar, 34, memberikan pernyataan emosional mengenai masa depannya di lapangan hijau. Pemain yang kini membela Santos tersebut mengakui bahwa masa keemasannya mulai memudar dan Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan menjadi panggung terakhirnya bersama Selecao.

"Sudah jelas, ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Saya tidak tahu apakah ini juga menjadi tahun terakhir saya di tim nasional, tetapi akhir itu sudah mulai terasa dekat," ujar Neymar dalam sebuah unggahan video di media sosialnya, menanggapi berbagai kritik terkait kondisi fisiknya.

Evolusi Permainan

Neymar secara terbuka menyadari bahwa dirinya bukan lagi sosok lincah yang mengandalkan kecepatan individu seperti satu dekade silam. Ia mengaku telah mengubah gaya bermainnya demi menyesuaikan diri dengan kondisi fisik saat ini.

"Saya tidak akan menjadi Neymar yang sama seperti sepuluh tahun lalu. Sangat berbeda. Saat ini, saya telah meningkatkan permainan saya dengan cara yang menurut saya paling dibutuhkan tim," tutur mantan bintang Barcelona dan PSG tersebut, dikutip melalui laman Marca, Kamis (19/3).

Pernyataan ini muncul hanya dua hari setelah pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, memutuskan untuk tidak menyertakan namanya dalam daftar skuad untuk laga persahabatan melawan Perancis dan Kroasia bulan ini. Padahal, laga tersebut merupakan ujian terakhir sebelum pengumuman 26 pemain final yang akan berlaga di Piala Dunia.

Tantangan Fisik dan Ambisi

Sejak menderita cedera parah saat melawan Uruguay pada Oktober 2023, Neymar lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan ketimbang di atas rumput hijau. Ancelotti, yang menahkodai Brasil sejak Mei tahun lalu, menegaskan bahwa ia hanya akan memanggil pemain yang memiliki kebugaran fisik 100 persen.

Meski demikian, Neymar tetap optimistis. Ia merasa rekam jejak dan kontribusinya selama ini sudah cukup menjadi bukti kapasitasnya di lapangan.

"Saya tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Saya mengatakan ini dengan rasa hormat yang sebesar-besarnya. Dunia tahu kemampuan saya. Mereka bisa melihatnya di pertandingan maupun saat latihan," tegasnya.

Menanti Kepastian

Dalam video tersebut, Neymar juga memperlihatkan momen saat dirinya mengetahui namanya tidak masuk dalam daftar panggil Ancelotti. Sambil berseloroh, ia berujar, "Lalu, bagaimana dengan saya?"

Meskipun menunjukan raut kecewa yang dibalut candaan, Neymar menegaskan ambisinya untuk tetap menembus skuad final yang akan diumumkan Ancelotti pada 18 Mei mendatang. Ia mengakui bahwa untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya, posisi dirinya di tim nasional tidak lagi terjamin.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore