Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Maret 2026, 22.10 WIB

Pedro Neto Terancam Sanksi UEFA Setelah Dorong Ball Boy di Laga PSG vs Chelsea

Pemain Chelsea Pedro Neto. (Istimewa) - Image

Pemain Chelsea Pedro Neto. (Istimewa)

JawaPos.com–Badan sepak bola Eropa, UEFA, resmi membuka proses disipliner terhadap winger Chelsea, Pedro Neto, setelah insiden yang melibatkan seorang ball boy dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain di ajang UEFA Champions League.

Insiden tersebut terjadi pada leg pertama babak 16 besar yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (12/3). Dalam laga tersebut, Chelsea harus menelan kekalahan telak 2-5 dari PSG.

Ketegangan terjadi menjelang akhir pertandingan, tepatnya saat memasuki masa injury time. Saat itu Neto terlihat berusaha mengambil bola dengan cepat agar permainan bisa segera dilanjutkan.

Namun dalam situasi tersebut, dia mendorong seorang ball boy di dekatnya hingga terjatuh dari kursi. Aksi itu sempat memicu reaksi dari pemain kedua tim. Beberapa pemain langsung mendekat ke lokasi kejadian dan terjadi adu argumen singkat di lapangan sebelum akhirnya situasi kembali terkendali.

UEFA kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah membuka proses penyelidikan terhadap Neto. Pemain asal Portugal berusia 26 tahun itu diduga melakukan tindakan yang masuk kategori perilaku tidak sportif sesuai dengan regulasi disipliner yang berlaku.

Dalam pernyataan resminya, UEFA menyebut badan disipliner mereka akan mempelajari kejadian tersebut sebelum mengambil keputusan terkait sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada sang pemain. Usai pertandingan, Neto tidak menunggu lama untuk menyampaikan permintaan maaf. Dia mengakui tindakannya terjadi karena terbawa emosi pertandingan.

”Saya sebenarnya tidak seperti itu. Itu hanya momen panas dalam pertandingan dan saya ingin meminta maaf,” ujar Neto dalam wawancara setelah laga dikutip bbc.com.

Dia mengaku hanya ingin mengambil bola dengan cepat agar permainan bisa dilanjutkan. Namun situasi di lapangan membuat reaksinya terlihat berlebihan.

Neto juga mengungkapkan sudah berbicara langsung dengan ball boy tersebut setelah pertandingan selesai. Bahkan dia memberikan jersey miliknya sebagai bentuk permintaan maaf.

Dia sempat meminta bantuan rekan setimnya di tim nasional Portugal Vitinha untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya karena keterbatasan bahasa Prancis.

”Pada akhirnya dia tertawa. Saya mungkin sudah meminta maaf puluhan kali dan dia memahami situasinya,” kata Neto.

Chelsea harus segera mengalihkan fokus ke jadwal padat yang menanti. Mereka akan menjamu Newcastle United di Premier League akhir pekan ini sebelum kembali menghadapi PSG pada leg kedua Liga Champions pekan depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore