Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Maret 2026, 17.19 WIB

Tudor Kritik Keras Wasit, Tottenham Terancam Degradasi Usai Kalah dari Fulham

Pelatih Tottenham Hotspur Igor Tudor. (Istimewa) - Image

Pelatih Tottenham Hotspur Igor Tudor. (Istimewa)

JawaPos.com - Carateker pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya kalah 1-2 dari Fulham dalam lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Minggu (2/3).

Bukan hanya hasil akhir yang membuatnya geram, tetapi juga keputusan wasit yang dinilainya merugikan Spurs.

Gol pembuka Fulham menjadi sumber kemarahan Tudor. Ia menilai terjadi dorongan terhadap Radu Dragusin sebelum bola disambar masuk ke gawang. Namun wasit Thomas Bramall tetap mengesahkan gol tersebut.

Menurut Tudor, insiden itu seharusnya dihentikan karena ada pelanggaran lebih dulu. Ia bahkan menyebut sang pengadil terlalu berpihak pada tuan rumah.

“Gol pertama mereka mengubah arah pertandingan. Seharusnya itu pelanggaran,” ujarnya usai laga dikutip dari bcc.com.

Pelatih asal Kroasia itu juga menyinggung soal konsistensi keputusan. Ia membandingkan dengan situasi pekan lalu saat gol Spurs dianulir dalam laga melawan Arsenal karena dinilai ada dorongan ringan. Baginya, standar penilaian seharusnya sama.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Tottenham di kompetisi domestik.

Mereka kini tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan liga dan terdampar di peringkat ke-16 klasemen sementara. Jarak dengan zona degradasi pun semakin tipis, hanya terpaut empat poin.

Gelandang Spurs, Yves Bissouma, mengakui situasi timnya sedang tidak baik-baik saja. Ia menyebut kondisi ini sebagai darurat dan menuntut perubahan dari seluruh pemain.

“Kami harus bekerja lebih keras. Saat ini semuanya terasa sulit,” katanya singkat.

Secara permainan, Tottenham memang tampil kurang meyakinkan. Mereka hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran yang berbuah gol. Sementara Fulham tampil lebih agresif dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Tudor, yang baru menangani tim setelah pergantian pelatih, menyadari tantangan besar yang menantinya. Ia menilai masalah Spurs bukan hanya soal mental, tetapi juga kualitas saat menyerang dan bertahan.

“Kami kurang di banyak aspek. Harus ada peningkatan,” tegasnya.

Tottenham masih memiliki 10 laga tersisa musim ini, dimulai dengan menghadapi Crystal Palace. Setiap poin kini terasa sangat berharga bagi klub London Utara tersebut.

Jika tak segera bangkit, ancaman degradasi yang selama ini terasa jauh bisa berubah menjadi kenyataan. Tekanan terhadap Tudor dan para pemain pun dipastikan akan semakin besar dalam beberapa pekan ke depan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore