
Dick Advocaat resmi mengundurkan diri dari tim nasional Curacao. (Trouw.nl)
JawaPos.com – Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) secara resmi mengumumkan mengenai pengunduran diri dari pelatih tim nasional mereka, Dick Advocaat, pada Senin (23/2).
Dikutip dari situs berita Daily Mail, Advocaat mengundurkan diri dari jabatannya hanya tiga bulan setelah membantu negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Pelatih berusia 78 tahun tersebut mengambil keputusan mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Curacao untuk merawat putrinya yang mengalami masalah kesehatan serius.
“Saya selalu mengatakan bahwa keluarga lebih penting daripada sepak bola,” demikian kata Advocaat seperti dikutip dari akun Instagram resmi timnas Curacao @thebluewaveffk.
“Oleh karena itu, (pengunduran diri) ini adalah keputusan yang wajar. Meskipun demikian, saya akan sangat merindukan Curacao, penduduknya, dan rekan-rekan saya,” jelasnya.
“Saya menganggap (bahwa) membawa negara terkecil di dunia lolos ke Piala Dunia sebagai salah satu puncak karier (dalam kepelatihan) saya,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.
“Saya bangga dengan para pemain, staf, dan anggota dewan (Federasi Sepak Bola Curacao) yang percaya pada kami (sebagai tim kepelatihan timnas Curacao),” tutup Advocaat.
Presiden FFK Gilbert Martina bereaksi secara emosional terhadap pengumuman pengunduran diri Advocaat tersebut yang dianggap sangat mengejutkan khususnya bagi publik Curacao.
“Keputusannya patut dihormati. Dick (Advocaat) telah membuat sejarah (baru) bersama tim nasional kita. (Rakyat) Curacao akan selalu berterima kasih kepadanya,” kata Martina.
Fred Rutten yang secara resmi ditunjuk oleh FFK, langsung menyatakan kesediaannya dan merasa terhormat untuk menggantikan posisi Advocaat sebagai pelatih timnas Curacao.
“Sungguh suatu kehormatan untuk melanjutkan pekerjaannya. Saya telah berbicara panjang lebar dengannya dan (juga) stafnya dan akan melanjutkan di jalur yang sama,” kata Rutten.
“(Tim nasional) Curacao dapat mengharapkan dedikasi dan komitmen yang sama dari saya,” pungkas Rutten yang berpengalaman melatih beberapa tim asal Belanda dan Jerman.
