
Aksi Pierre Kalulu di laga melawan Udinese. (Dok. Juventus)
JawaPos.com – Para petinggi Juventus mengungkapkan kemarahan mereka atas keputusan kontroversial yang "tidak dapat diterima" dan "memalukan" saat bek Pierre Kalulu mendapat kartu merah dalam kekalahan dramatis melawan Inter Milan dalam Derby d’Italia, Minggu (15/2).
Kalulu diusir karena kartu kuning kedua tiga menit sebelum babak pertama berakhir setelah sang pengadil lapangan, Federico La Penna, menilai bahwa pemain internasional Prancis tersebut telah menarik Alessandro Bastoni.
Kalulu bereaksi dengan rasa tidak percaya ketika wasit mengeluarkan kartu kuning yang berarti kartu merah dan memberi isyarat agar keputusan ditinjau oleh asisten wasit video (VAR). Namun, untuk kasus ini tidak dapat diperiksa ulang.
Rekaman yang viral di media sosial, direktur olahraga Juventus, Giorgio Chiellini, dan CEO klub, Damien Comolli, sangat marah menghadapi La Penna di terowongan saat jeda babak pertama setelah keputusan kontroversial tersebut.
"Sulit untuk membicarakan sepak bola setelah apa yang terjadi hari ini. Sesuatu yang tidak dapat diterima telah terjadi lagi, dan Anda tidak dapat merusak pertandingan sepenting ini,” ujar Chiellini.
"Ini adalah pertunjukan yang kami tampilkan untuk dunia, kami perlu mengubah sesuatu segera, tanpa membuang waktu, seperti yang sering terjadi di sepak bola Italia. Sejak awal tahun, kami telah mengatakan bahwa tidak ada struktur yang memadai untuk liga (Italia)," lanjutnya.
“Kami (Juventus) tidak dapat terus (dirugikan) seperti ini. Keputusan (kontroversial La Penna) seperti yang dibuat malam ini tidak dapat dianggap enteng begitu saja," tutup mantan bek legendaris Bianconeri tersebut.
Tak hanya sang direktur sepak bola klub yang buka suara setelah pertandingan. Sang CEO pun mengungkapkan kemarahannya terkait keputusan kontroversial ini dengan menyebut hal tersebut “sangat memalukan”.
"Apa yang terjadi hari ini sangat memalukan. Ini adalah sesuatu yang telah dilihat di seluruh dunia. Hal ini tidak boleh terjadi lagi, dan apa yang terjadi malam ini hanyalah yang terbaru dari banyak hal yang telah terjadi,” buka Comolli.
"Sulit untuk menerima ketidakadilan seperti ini. Kita tidak bisa membicarakan sepak bola hari ini. Pelatih dan para pemain sangat frustrasi setelah apa yang terjadi. Ini benar-benar tidak dapat diterima. Kami kehilangan tiga poin, tetapi sepak bola Italia kehilangan jauh lebih banyak," tuturnya.
"Pesan ini, pertama dan terutama, untuk para penggemar kami. Di Juventus, kami bersatu dalam melawan ketidakadilan dan kami tidak akan menyerah untuk itu,” tutup CEO 54 tahun berkebangsaan Prancis itu.
Sebelum dirugikan oleh kartu merah, tim tamu asuhan Luciano Spaletti sukses menyamakan kedudukan setelah Andrea Cambiaso membayar tuntas gol bunuh dirinya sebelumnya yang membuat Inter unggul di 17 menit awal.
Namun, Inter sukses kembali unggul pada menit ke-76 ketika penyerang muda Italia, Francesco Pio Esposito, menyundul bola dengan keras dari umpan silang Federico Dimarco dari sayap kiri yang membobol gawang Michele Di Gregorio.
Meskipun Manuel Locatelli mampu menyamakan kedudukan untuk Juve pada menit ke-83 untuk mengamankan satu poin, Piotr Zielinski datang sebagai pahlawan untuk Nerazzuri pada menit ke-90 memastikan tiga poin tuan rumah dalam Derby d'Italia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
