
Denzel Dumfries (kanan) dan Federico Dimarco (kiri). (Instagram/@nerazzurri_society)
JawaPos.com – Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim sejak kedatangannya pertengahan musim lalu, hingga sepanjang awal 2025/2026 tetap setia untuk menerapkan formasi 3-4-2-1-nya dalam filosofi Setan Merah.
Meskipun banyak desakan untuk mencoba sesuatu yang berbeda, sang pelatih yang sedang dikritik ini tetap teguh dan bertahan dengan sistem yang telah memberinya banyak kesuksesan bersama Sporting CP.
Namun, pertanyaan tentang taktiknya semakin bertambah setelah Amorim sendiri mengakui bahwa bek sayap yang tersedia baginya di skuad United saat ini tidak cukup baik untuk membawa timnya terus konsisten dengan bukti mereka hanya bertengger di peringkat ketujuh.
Tanpa ragu mengenai prioritas transfer pelatih asal Portugal berikutnya, berikut adalah 10 target potensial bagi Setan Merah menjelang bursa transfer Januari untuk melakukan peningkatan di posisi bek sayap.
Bek Sayap Kiri
Federico Dimarco (Inter Milan)
Rekrutan impian United mengkin jatuh pada nama Federico Dimarco, sosok andalan Inter selama beberapa tahun terakhir, yang telah menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia dengan mengantar Nerazzurri meraih Scudetto serta melaju ke final Liga Champions dua kali.
Menjelang 18 bulan terakhir kontraknya, bek asal Italia ini dikabarkan sedang bernegosiasi dengan tim untuk perpanjangan kontrak, tetapi masih ada peluang bagi Setan Merah jika memilih untuk mengejar pemain yang telah menikmati awal musim yang sangat impresif.
Salah satu raksasa Italia ini akan sulit menjual pemain di bursa transfer bulan Januari karena mereka masih berjuang untuk meraih gelar Serie A, tetapi jika United dan Amorim dapat bersabar, kesepakatan ini bisa terwujud di musim panas.
Sepanjang musim 2025/2026 pemain berusia 28 tahun ini sudah bermain 18 kali mencatatkan dua gol serta empat asis, membuat FotMob memberi rating 7.4 per pertandingan untuk pemain bernomor 32 ini.
Theo Hernandez (Al Hilal)
Sungguh mengejutkan melihat Theo Hernández, yang masih berusia 28 tahun, mengakhiri masa baktinya di AC Milan dan memilih pindah ke Al Hilal musim panas lalu. Lagipula, pemain Prancis itu telah menjadi pilihan elit di posisinya selama beberapa tahun terakhir.
Mengingat Theo baru menjalani enam bulan masa baktinya di Arab Saudi, membawanya kembali ke Eropa secepat itu mustahil tanpa kemauan dari sang pemain, yang ambisi kariernya masih diperdebatkan setelah pindah ke Timur Tengah.
Namun, prospek pindah ke United mungkin cukup untuk menarik minat sosok berusia 28 tahun ini. Seorang pelari ulung dengan insting mencetak gol yang tajam, ia akan menjadi rekrutan penting bagi Amorim jika United berhasil mewujudkan kesepakatan tersebut.
