Focundo Garces saat membela Timnas Malaysia. (@facundogarces).
JawaPos.com - Kasus pemalsuan dokumen naturalisasi kembali mencuat di dunia sepakbola. Kali ini, nama Facundo Garces, pemain kelahiran Santa Fe, Argentina 5 September 1999 yang dinaturalisasi Malaysia, jadi sorotan setelah FIFA menjatuhkan sanksi tegas.
Bek andalan Deportivo Alaves itu terancam tak bisa bermain hingga 26 September 2026, kasus serius terkait dokumen kewarganegaraan palsu.
Menurut laporan Marca dan Cadena SER, Garcés diduga menggunakan dokumen ilegal dalam proses naturalisasinya bersama Timnas Malaysia.
Komite Disiplin FIFA kemudian menemukan adanya pelanggaran berat terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC), yang mengatur soal manipulasi dokumen resmi dalam dunia sepakbola.
Situasi ini membuat Deportivo Alavés terkena imbasnya. Pasalnya, Garcés tengah jadi andalan di lini belakang. Penampilannya musim ini disebut sedang “on fire” dan menjadi salah satu andalan lini belakang Alavés.
Namun, FIFA sudah menegaskan bahwa jika sanksi dikonfirmasi, Garcés tidak akan bisa bermain dalam pertandingan resmi apa pun hingga September 2026. Artinya, ia akan absen dua tahun sebelum kontraknya habis bersama Alavés habis.
“Saat ini Deportivo Alavés belum mengetahui apakah Garcés bisa tampil melawan Real Mallorca atau tidak. Divisi hukum klub sedang meninjau seluruh situasi. Namun jika keputusan final sudah keluar, dia dipastikan tidak bisa bermain hingga 26 September 2026,” tulis Cadena SER dalam laporannya.
Tak hanya Garcés yang terancam, Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) juga disebut bisa menerima imbas. Alavés kabarnya tengah melakukan penyelidikan internal terkait kerja sama antara Garcés dan timnas Malaysia soal naturalisasi ilegal tersebut.
Jika terbukti ada pelanggaran sistematis, FAM berpotensi mendapat hukuman tambahan dari FIFA berupa larangan aktivitas sepakbola selama 12 bulan.
Hal ini tentu akan menjadi pukulan telak bagi sepakbola Malaysia yang tengah gencar membangun kekuatan dengan proyek naturalisasi pemain asing.
Selain larangan bermain, Garcés juga dikenai denda sebesar CHF 2.000 atau sekitar Rp34 juta.
Jumlah tersebut memang tidak besar untuk ukuran pesepakbola profesional, namun lebih pada simbol bahwa FIFA tidak main-main dalam menindak manipulasi administrasi.
Absennya Garcés jelas akan memengaruhi kekuatan Alavés. Bek berusia 26 tahun itu dikenal tangguh dalam duel udara dan piawai memotong serangan lawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022