Bruno Fernandes Ungkap Kekurangan Manchester United Usai Dibantai Manchester City: Harusnya Kami Lebih Berani
JawaPos.com - Manchester United kembali harus menelan pil pahit setelah dibekuk Manchester City dengan skor telak 3-0 di Etihad Stadium, Minggu (14/9) sore.
Gol pembuka Phil Foden di menit ke-18, ditambah dua lesakan Erling Haaland di babak kedua, memastikan dominasi pasukan Pep Guardiola atas rival sekota mereka.
Kekalahan ini membuat tekanan terhadap manajer Ruben Amorim semakin berat.
Baca Juga: Derby Manchester: Bruno Fernandes Soroti Kurangnya Kontrol, Setan Merah Dibantai Tetangga 0-3
Setelah tersingkir secara mengejutkan dari Carabao Cup oleh Grimsby Town, sempat ada secercah harapan ketika United menundukkan Burnley sebelum jeda internasional. Namun, hasil derby kali ini kembali memunculkan tanda tanya besar tentang arah perkembangan tim.
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, tidak menutup-nutupi kelemahan timnya. Dalam wawancara pasca-laga bersama Sky Sports, gelandang Portugal itu menegaskan bahwa performa tim tidak cukup untuk bersaing di level tertinggi.
“Tidak, tidak sulit menemukan hal positif. Anda harus melihat apa yang sudah kami lakukan dengan baik, tapi itu jelas tidak cukup karena tujuan kami adalah menang. Apa yang kami lakukan hari ini tidak cukup untuk mendapatkan hasil dan itulah pelajaran yang harus kami ambil,” ucap Fernandes.
Fernandes menekankan bahwa ada hal-hal fundamental yang harus segera diperbaiki, terutama dalam bertahan dan memanfaatkan peluang.
“Kami harus mencetak gol dan tidak kebobolan. Kami menciptakan peluang, tapi tidak bisa mengonversinya sesuai harapan. Di sisi lain, kami kebobolan tiga gol yang seharusnya bisa dihindari. Saat maju, kami harus lebih berani mengambil risiko. Saat bola ada di bek tengah, mereka menekan tiga lawan tiga dengan sangat ketat, ruangnya nyaris tidak ada,” jelasnya.
Meski mengakui hasil akhir sangat mengecewakan, Fernandes masih melihat secercah positif dari cara tim menguasai bola. Namun, ia menegaskan mentalitas dan keberanian menjadi kunci yang harus lebih ditonjolkan ke depan.
“Hasil ini sangat buruk bagi kami, tetapi ada dua cara melihat pertandingan ini. Gol-gol itu seharusnya bisa kami cegah. Saat menguasai bola, kami cukup berani dan bisa menggiring ke depan, tapi di depan gawang kami harus lebih klinis,” jelasnya.
Di lain sisi, ia juga memuji Manchester City yang bermain cerdas dan berhasil memanfaatkan kualitas para pemainnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
