Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 18.48 WIB

Kisah Gennaro Di Tommaso, Pemimpin Ultras Napoli yang Membuat Laga Final Coppa Italia 2014 Tertunda 45 Menit

Genarro Di Tommaso saat di tribune penonton. (Instagram) - Image

Genarro Di Tommaso saat di tribune penonton. (Instagram)

JawaPos.com - Final Coppa Italia musim 2013/2014 antara Napoli dan Fiorentina di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (4/5/2014), bukan hanya meninggalkan cerita soal kemenangan. 

Laga yang seharusnya jadi ajang pesta sepak bola Italia itu terpaksa harus di tunda selama 45 menit. Penyebabnya bukan faktor teknis, melainkan gara-gara keputusan seorang pria bernama Gennaro Di Tommaso.

Pria berjuluk “The Crops” ini adalah sosok sentral di tribun suporter Napoli. Sebagai pemimpin ultras, suaranya begitu berpengaruh bagi ribuan pendukung Partenopei. Malam itu, pertandingan baru bisa dimulai setelah dirinya memberikan persetujuan.

Laga Final yang Tertunda

Napoli tampil menghadapi Fiorentina di partai final dengan ambisi besar meraih trofi. Namun, sebelum kick off, kabar tragis beredar.

Seorang suporter Napoli dikabarkan meninggal akibat insiden kekerasan di luar stadion. Berita begitu cepat menyebar ke tribun, membuat suasana pertandingan berubah menjadi panas dan tegang.

Di Tommaso yang memimpin kelompok ultras bereaksi keras. Ia menolak pertandingan dimulai sebagai bentuk protes dan penghormatan kepada rekannya yang menjadi korban. 

Kondisi ini membuat ofisial pertandingan, perwakilan klub, hingga pihak keamanan turun tangan untuk melakukan negosiasi.

Negosiasi Alot di Pinggir Lapangan

Situasi semakin pelik karena ribuan fans Napoli menunggu keputusan dari sang pemimpin ultras. Para pejabat klub hingga pemerintah mencoba menenangkan, namun negosiasi itu berjalan alot. Hingga akhirnya, kapten Napoli saat itu, Marek Hamsik, turun tangan.

Hamsik mendatangi Di Tommaso di tribun untuk berbicara langsung. Dialog keduanya berlangsung singkat, namun penuh ketegangan. Setelah beberapa menit, Di Tommaso akhirnya memberi isyarat bahwa pertandingan boleh dilanjutkan.

Keputusan itu disambut lega banyak pihak. Pertandingan pun dimulai dengan keterlambatan sekitar 45 menit.

Napoli Angkat Trofi

Meski atmosfer sempat tegang, laga berjalan seru. Napoli berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 3-1. Dua gol dicetak Lorenzo Insigne dan 1 gol dari Dries Mertens. Fiorentina hanya mampu membalas lewat Juan Manuel Vargas.

Kemenangan itu menjadi salah satu momen manis bagi Napoli, meski diwarnai insiden yang cukup dramatis. 

Seusai pertandingan, Di Tommaso menyampaikan rasa terima kasih kepada presiden liga, para pemain, serta semua pihak yang menghormati situasi sulit tersebut.

Pemimpin yang Disegani

Bagi banyak pendukung Napoli, Gennaro Di Tommaso dianggap sebagai figur penting. Julukan “The Crops” bukan hanya soal keberanian, tetapi juga karismanya dalam mengendalikan ribuan orang di tribun. 

Malam final Coppa Italia 2014 membuktikan betapa besar pengaruhnya, bahkan hingga membuat sebuah pertandingan sebesar itu harus menunggu keputusannya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore