Al Hilal tersingkir di Piala Dunia Antarklub usai kalah 1-2 dari Fluminense. (@alhilal) Sumber: AFP
JawaPos.com- Perjalanan mengejutkan Al Hilal di Club World Cup 2025 resmi berakhir usai kalah 1-2 dari Fluminense pada Sabtu (5/7). Namun, kiprah klub raksasa Arab Saudi ini telah mencuri perhatian dunia, terutama setelah menyingkirkan juara Eropa Manchester City di babak 16 besar.
Skuad asuhan Simone Inzaghi menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen setelah menang dramatis 4-3 atas Man City. Sebelumnya, Al Hilal juga tampil mengesankan di fase grup dengan hasil imbang melawan Real Madrid dan Salzburg, serta kemenangan 2-0 atas Pachuca, juara enam kali Liga Champions CONCACAF.
Keberhasilan mereka mencapai delapan besar menjadi sinyal kuat bahwa kekuatan sepak bola Arab Saudi tak bisa dipandang sebelah mata. Mengandalkan perpaduan antara pemain lokal dan bintang internasional, pelatih anyar Inzaghi sukses mengangkat performa tim dalam waktu singkat.
Bagi Kalidou Koulibaly, eks bek Napoli dan Chelsea yang kini memperkuat Al Hilal, turnamen ini membungkam anggapan bahwa Liga Pro Saudi hanyalah tempat 'pensiun mewah' bagi pemain Eropa dan Amerika Selatan.
"Kami menunjukkan bahwa tim-tim Saudi kuat dan memiliki banyak pemain berkualitas. Banyak orang mengira kami datang ke sini hanya karena uang, tapi kami telah membuktikan bahwa kami bekerja keras dan punya ambisi," kata Koulibaly kepada media.
"Setiap lawan yang menghadapi kami bisa melihat sendiri bahwa ada talenta di sini. Kami ingin terus meningkatkan kualitas liga ini," lanjutnya.
Koulibaly menjadi salah satu rekrutan awal dari proyek ambisius Liga Pro Saudi, dan ia mengaku menyaksikan perkembangan pesat sejak pertama bergabung.
"Saya ada sejak awal proyek ini dan saya lihat sendiri sekarang liganya sangat kompetitif. Tahun lalu sudah berat, dan musim depan akan lebih berat karena lebih banyak pemain top datang. Liga Saudi mulai mendapat tempat penting di dunia sepak bola," ungkapnya.
Sementara itu, Simone Inzaghi yang baru saja meninggalkan Inter Milan untuk memimpin Al Hilal juga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. "Bisa bermain di Piala Dunia Antarklub ini sangat penting bagi saya dan staf. Kami belajar banyak tentang tim ini kualitas mereka dan semangat kerja keras setiap hari. Sekarang kami menantikan musim yang luar biasa ke depannya," ujar pelatih asal Italia tersebut.
Meski harus pulang lebih awal, Al Hilal telah menegaskan satu hal bahwa sepak bola Arab Saudi sedang menuju era baru lebih kompetitif, lebih ambisius, dan lebih diperhitungkan dunia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
