Chelsea akhiri pertandingan drama panjang atas Benfica dengan skor 4-1 di Bank of America Stadium, Minggu (29/6). (Instagram Chelsea)
JawaPos.com - Chelsea berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menumbangkan Benfica 4-1. Namun, skor itu hanya secuil dari cerita luar biasa yang terjadi di Bank of America Stadium, Minggu (29/6) dini hari WIB.
Laga sempat berlangsung normal. Chelsea unggul 1-0 lewat tendangan bebas mengejutkan Reece James pada menit ke-64. Kapten The Blues itu menendang langsung ke gawang saat semua mengira bola akan diumpan. Bola melengkung tajam, melewati kiper muda Benfica, Anatoliy Trubin.
Namun, drama sesungguhnya dimulai pada menit ke-86. Pengumuman darurat cuaca tiba-tiba berbunyi petir terpantau dalam radius 10 mil dari stadion. Pertandingan pun dihentikan, seluruh pemain dipaksa masuk ruang ganti. Sementara 25.929 penonton diperintahkan mengungsi dari tribun. Delay sempat dikira hanya 30 menit, tapi hampir dua jam penuh tepatnya 1 jam 57 menit sebelum laga dilanjutkan kembali.
Masalahnya, ketika laga dilanjutkan, Chelsea justru kehilangan fokus. Sebuah handball dari Malo Gusto yang terlihat tidak disengaja, dijadikan penalti oleh wasit Slavko Vincic usai meninjau VAR. Angel Di Maria mengeksekusi dengan dingin, dan skor pun imbang 1-1.
Laga berlanjut ke extra time, dengan ketegangan belum surut. Benfica harus bermain dengan 10 orang setelah Gianluca Prestianni dikartu merah karena tekel brutal terhadap Levi Colwill. Chelsea pun mulai mendominasi. Gol demi gol kemudian lahir dari kaki pemain pengganti. Christopher Nkunku mencetak gol pada menit ke-108 setelah menyambar bola muntah.
Pedro Neto memperbesar keunggulan menjadi 3-1, dan Kiernan Dewsbury-Hall menutup pesta lewat gol di detik-detik terakhir. Skor berakhir 4-1 setelah drama panjang untuk The Blues. Kini, Chelsea bersiap menghadapi Palmeiras di Philadelphia. Tapi, laga ini menyisakan pertanyaan besar soal kesiapan Amerika Serikat menggelar Piala Dunia 2026. Delay panjang akibat cuaca ekstrem, keputusan wasit yang mengundang emosi, hingga pemain harus bersepeda statis di ruang ganti untuk tetap hangat, semua jadi potret laga yang tak biasa.
Sementara itu, aktivitas transfer Chelsea juga tak kalah panas. Di hari yang sama, klub London itu sepakat menggaet winger 20 tahun Jamie Gittens dari Dortmund senilai GBP 55 juta dan ikut bersaing dalam perebutan striker Brighton, Joao Pedro. Chelsea menang, tapi cerita terbesar bukan hanya soal skor. Ini adalah malam saat sepak bola bersatu dengan badai, drama, dan ketegangan di bawah langit Amerika.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
