Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 14.24 WIB

Manchester United Lirik Ollie Watkins, Striker 87 Gol yang Bisa Jadi Solusi di Tengah Ketumpulan Setan Merah di Lini Depan

Ollie Watkins. (Instagram Olliewatkins)

JawaPos.com – Manchester United belum puas merombak lini serangnya. Setelah merekrut Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers dan terus mengejar Bryan Mbeumo milik Brentford, kini muncul nama Ollie Watkins, ujung tombak Aston Villa yang tengah naik daun.

Watkins menjadi alternatif setelah pembicaraan dengan Viktor Gyökeres dan Hugo Ekitike belum mencapai titik terang. Sementara incaran lain, Liam Delap, justru lebih memilih bergabung dengan Chelsea dalam transfer senilai 30 juta Pounds.

Dalam situasi ini, nama Watkins mencuat sebagai opsi realistis—meskipun tidak murah. Performanya musim lalu sangat mengesankan: 17 gol dan 14 assist dari 54 laga di semua kompetisi. Dan yang terpenting, ia sudah teruji di Premier League.

Ketajaman MU Masih Jadi Masalah Serius
MU bukan hanya butuh nama besar di lini depan, tapi juga produktivitas nyata. Musim 2024–2025 jadi pengingat pahit akan lemahnya efektivitas mereka di kotak penalti lawan.

Rasmus Højlund memang punya momen bagus, tapi konsistensinya belum stabil. Sementara Joshua Zirkzee tak mampu memberi dampak nyata. Hasil akhirnya? Banyak peluang terbuang, sedikit gol tercipta.

Inilah kenapa Ruben Amorim mendorong manajemen mendatangkan striker tambahan. Seseorang yang sudah siap pakai, tidak butuh adaptasi lama, dan punya rekam jejak mencetak gol di kasta tertinggi.


Nama Ollie Watkins mungkin tak sepopuler Harry Kane atau Victor Osimhen, tapi statistiknya tak bisa dianggap remeh. Sejak bergabung dengan Villa pada 2020, ia telah mencetak 87 gol dan 42 assist dalam 223 pertandingan di semua ajang. Khusus di Premier League, ia menorehkan 75 gol dari 184 laga. Musim lalu saja, ia menyumbang 16 gol dan 8 assist di liga, plus kontribusi di Liga Champions.

Watkins bukan hanya pencetak gol murni. Ia juga pekerja keras di lini depan—gemar membuka ruang, membantu pressing, dan cerdas dalam posisi. Gaya main seperti ini sangat cocok untuk sistem Amorim yang dinamis dan menekankan kolektivitas.

Masalah Harga dan Usia Jadi Pertimbangan
Tapi tentu saja, Watkins tidak akan dilepas murah. Dengan kontrak yang masih panjang di Villa Park, dan statusnya sebagai pemain kunci, Aston Villa diyakini akan mematok harga tinggi jika harus melepasnya.

MU sendiri belakangan mulai menghindari pembelian pemain dengan harga mahal dan usia mendekati 30 tahun. Watkins, yang akan berusia 30 tahun dalam dua musim ke depan, masuk kategori itu.

Artinya, kalau transfer ini terjadi, semua tergantung kalkulasi ekonomi. Harga harus masuk akal. Tidak seperti era sebelumnya, sekarang MU lebih selektif agar tak mengulang kesalahan seperti saat mendatangkan Alexis Sanchez atau Romelu Lukaku.

Kombinasi Baru: Watkins, Cunha, dan Mbeumo?
Kalau transfer Watkins jadi kenyataan, lini serang MU bisa mengalami transformasi menarik. Ollie Watkins sebagai striker utama, Matheus Cunha sebagai second striker atau false nine dan Bryan Mbeumo mengisi sisi kanan atau melebar sebagai inverted winger

Kombinasi ini menjanjikan kecepatan, teknik, dan variasi serangan. Watkins punya finishing dan pergerakan diagonal tajam. Cunha punya kreativitas dan kemampuan menjemput bola. Mbeumo andal dalam duel satu lawan satu dan crossing.

Dengan dukungan playmaker seperti Bruno Fernandes dan pemain sayap seperti Garnacho, lini depan ini bisa menghidupkan kembali aura serangan MU yang dulu menakutkan lawan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore