
Viktor Gyökeres (Dok. Sporting)
JawaPos.com - Musim panas ini tak hanya menyuguhkan drama di lapangan, tetapi juga ketegangan di balik meja negosiasi. Viktor Gyökeres, penyerang tajam milik Sporting Lisbon, dilaporkan melakukan manuver berani: menelepon langsung presiden klub, Federico Varandas, untuk mendesak agar dirinya dilepas ke Arsenal.
Aksi ini disebut sebagai upaya terakhir (last-ditch effort) sang striker agar transfernya ke Premier League bisa segera terealisasi. Gyökeres bahkan disebut mengancam tidak akan bermain lagi untuk Sporting bila keinginannya dihalangi.
Mesin Gol Sporting yang Kini Ingin Pindah
Viktor Gyökeres, 27 tahun, telah menjelma menjadi salah satu penyerang paling mematikan di Eropa sejak bergabung dengan Sporting dari Coventry City pada 2023 dengan mahar £21 juta. Dua musim berlalu, ia sukses mencetak 97 gol dari 102 penampilan, termasuk 54 gol dari 52 pertandingan musim lalu—statistik yang sulit ditandingi bahkan oleh striker top Eropa lainnya.
Performa luar biasa ini tentu menarik minat klub-klub besar. Arsenal dan Manchester United disebut sebagai dua peminat utama, dengan Juventus juga ikut mengamati. Namun Gyökeres sudah memilih: hanya ingin bergabung dengan Arsenal.
Arsenal Jadi Prioritas, Manchester United dan Juventus Ditolak
Menurut laporan A Bola dari Portugal, dikutip Rabu (25/6), Gyökeres telah menolak pendekatan dari Juventus dan bahkan dari Manchester United—yang kini ditangani oleh mantan pelatihnya di Sporting, Ruben Amorim. Ia hanya menginginkan kepindahan ke London Utara.
Namun proses negosiasi ternyata tak semulus yang diharapkan. Sporting menolak tawaran senilai 70 juta Pounds dari Arsenal, dan bersikeras hanya akan melepas sang striker jika klausul pelepasan sebesar 85 juta Pounds dipenuhi.
Hal inilah yang memicu kemarahan Gyökeres. Ia merasa klub melanggar kesepakatan tak tertulis (gentleman’s agreement) bahwa tawaran sekitar 70 juta Pounds sudah cukup. Dalam percakapannya dengan Varandas, striker asal Swedia itu menegaskan:
"Saya sudah memberikan segalanya untuk klub ini. Jika kalian menolak tawaran Arsenal dan membuat transfer ini gagal, saya tidak akan pernah memaafkan kalian".
Gyökeres juga menolak undangan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan manajemen. Ia memilih tetap berlibur dan menunggu kabar dari perwakilannya.
Arsenal Butuh Striker, Sesko Terkendala Gaji
Bagi Arsenal, Gyökeres bukan satu-satunya target. The Gunners juga sempat dikaitkan dengan Benjamin Šeško dari RB Leipzig. Namun, negosiasi terhambat oleh permintaan gaji tinggi dari pemain asal Slovenia tersebut.
Dengan latar belakang itu, nama Gyökeres jadi lebih masuk akal. Mikel Arteta membutuhkan striker yang produktif, fisik kuat, dan mampu menekan sejak lini depan. Gaya bermain Gyökeres sangat cocok untuk itu, plus rekornya di Portugal membuktikan efektivitasnya.
Namun harga tetap menjadi ganjalan. Arsenal sejauh ini belum menunjukkan niat membayar penuh klausul pelepasan. Di sisi lain, Gyökeres kini mulai bersiap untuk melakukan tekanan lanjutan, termasuk kemungkinan mogok bermain jika transfer tak kunjung disepakati sebelum musim 2025/2026 dimulai.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
