Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Juni 2025 | 18.42 WIB

Iran Berpotensi Dicoret dari Piala Dunia 2026 Imbas Konflik Bersenjata dengan Tuan Rumah Amerika Serikat, Bagaimana Sikap FIFA?

Skuad Timnas Iran. (Dok. FIFA) - Image

Skuad Timnas Iran. (Dok. FIFA)

JawaPos.com - Timnas Iran secara mengejutkan bisa dilarang untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di tengah ancaman perang antara Iran dan negara tuan rumah, Amerika Serikat.

Timnas Iran pada bulan Maret lalu merupakan tim keenam yang lolos ke turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika, Meksiko dan Kanada tahun depan.

Namun, serangan udara terbaru terhadap fasilitas nuklir negara tersebut membuat dunia mengawasi dengan ketegangan militer yang terus meningkat.

Situasi ini membuat tim berjuluk Tim Melli tidak mungkin bermain di tanah Amerika. Penampilan keempat kalinya mereka di Piala Dunia secara beruntun kini berada dalam bahaya besar.

Larangan turnamen adalah sebuah kemungkinan yang nyata mengingat beberapa tim telah dilarang mengikuti turnamen internasional sebelumnya karena negara yang sedang berperang tidak dapat berpartisipasi.

Sebagai contoh, Rusia telah mendapatkan sanksi tanpa batas waktu oleh FIFA sejak menginvasi Ukraina, sementara FIFA dan UEFA juga melarang Yugoslavia selama tahun 1990-an sebagai akibat dari konflik Balkan.

Akankah Iran Diizinkan Menginjakkan Kaki di Amerika Serikat?

Dengan meningkatnya ketegangan, nampaknya semakin tidak mungkin para pemain Iran akan diizinkan untuk menginjakkan kaki di tanah Amerika.

Bahkan jika Iran diizinkan untuk bermain, mereka dapat dipaksa untuk bermain tanpa pendukung mereka karena negara ini masih berada di bawah larangan perjalanan AS yang ketat.

Larangan ini, yang diterapkan oleh Donald Trump pada bulan Maret, juga berlaku untuk lebih dari 40 negara termasuk Afghanistan, Libya, Myanmar, Somalia, Sudan, Yaman, dan Republik Demokratik Kongo.

"Republik Islam itu (Iran) termasuk dalam larangan perjalanan yang paling ketat bersama Afghanistan, Chad, Republik Kongo, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Haiti, Libya, Myanmar, Somalia, Sudan, dan Yaman," tulis laman Planet Football.

"Warga negara dari negara-negara tersebut benar-benar dilarang memasuki AS dengan kategori visa apa pun, baik sebagai imigran maupun non-imigran."

Bagaimana dengan Meksiko dan Kanada?

Tidak ada larangan seperti itu dari dua negara tuan rumah lainnya.

Jadwal telah disusun untuk turnamen ini dalam hal kota tuan rumah, tanggal dan tahapan - yang akan diumumkan setelah pengundian penyisihan dilakukan pada bulan Desember.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore