Raphinha merayakan golnya di El Clasico. (@fcbarcelona)
JawaPos.com- Bintang Barcelona, Raphinha, secara mengejutkan menolak penghargaan Man of the Match usai tampil gemilang dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Real Madrid di Stadion Olimpiade Barcelona, Minggu (11/5).
Winger asal Brasil itu berperan besar dalam kemenangan tersebut dengan mencetak dua gol indah yang membawa Blaugrana mempermalukan rival abadinya. Salah satu gol Raphinha tercipta berkat pressing tinggi yang ia lakukan, merebut bola dari Lucas Vazquez sebelum mengonversinya menjadi gol.
Namun, meski tampil impresif, pemain berusia 28 tahun itu merasa tidak layak menerima penghargaan pemain terbaik di laga tersebut. Dalam wawancara pasca-pertandingan, Raphinha justru mengkritik performanya sendiri.
"Saya tidak bermain baik hari ini. Saya tidak pantas menerima penghargaan Man of the Match. Saya akan memberikannya kepada orang lain," ujar Raphinha
Pernyataan tersebut cukup mengejutkan, mengingat Raphinha tengah berada dalam performa terbaiknya musim ini. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 34 gol dan 25 assist dalam 54 pertandingan di semua kompetisi. Kontribusinya turut membawa Barcelona meraih trofi Copa del Rey bulan lalu setelah mengalahkan Real Madrid di partai final.
Kemenangan di El Clasico tersebut semakin mempertegas dominasi Barcelona di La Liga musim ini. Tim asuhan Hansi Flick kini unggul tujuh poin di puncak klasemen dan hanya membutuhkan beberapa kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
Kemenangan dramatis itu pun disambut hangat oleh Flick, meski pelatih asal Jerman tersebut mengaku cukup tegang menyaksikan timnya bangkit dari ketertinggalan 0-2 sebelum berbalik menang 4-3.
"Saya mungkin harus memeriksa kondisi jantung saya. Mudah saja mengatakan bahwa taktik kami adalah mencetak empat gol jika mereka mencetak tiga, tetapi kami harus banyak berbenah di sisi pertahanan," canda Flick usai laga
Flick mengakui bahwa meski Barcelona berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar ganda La Liga dan Copa del Rey timnya masih memiliki pekerjaan rumah di lini pertahanan.
"Ketika kami menekan lawan, itu bagus. Tapi ketika kami melakukan kesalahan, itu bisa menjadi masalah besar," tambahnya.
Pelatih berusia 60 tahun itu juga menyampaikan harapannya untuk mengamankan tiga gelar musim ini, termasuk Supercopa de Espana. Barcelona hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melengkapinya.
"Ini sepak bola. Kami berada di posisi yang bagus, tetapi Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kami masih membutuhkan tiga poin lagi dan setiap lawan pasti ingin mengalahkan kami," pungkas Flick.
Sebelumnya, Barcelona sempat menargetkan treble musim ini, namun mimpi tersebut harus pupus setelah tersingkir dari Liga Champions di babak semifinal oleh Inter Milan dengan agregat tipis 7-6. Kekalahan itu membuat Inter Milan melaju ke final dan akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain yang sukses menyingkirkan Arsenal.
Meski demikian, fokus Barcelona kini sepenuhnya tertuju pada gelar La Liga dan Supercopa, yang diharapkan dapat melengkapi koleksi trofi mereka musim ini.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
