Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Februari 2025 | 02.52 WIB

Sejarah Penggunaan Sarung Tangan Kiper Sepak Bola, Berawal Sebagai Pelindung Udara Dingin Argentina

Sejarah sarung tangan kiper. (Dok. PSSI)

JawaPos.com - Posisi kiper di struktur tim sepak bola tidak kalah pentingnya sebagai palang pintu terakhir pertahanan. Peraturan sepak bola yang memberi keleluasaan bagi kiper untuk menggunakan tangannya guna menghalau atau mengantisipasi ancaman ke gawangnya membuat saat ini kiper seolah tak bisa lepas dari penggunaan sarung tangan. Sarung tangan bagi kiper seolah merupakan peralatan wajib yang tidak boleh luput dari perhatian. 

Dilansir dari instagram PSSI, kisaran tahun 1890-an seorang kiper asal Skotlandia bernama Archie Pinnell kedapatan tengah menggenggam sarung tangan miliknya ketika sedang dipotret di dekat tiang gawang.

Kemudian, versi lainnya menyebut bahwa kiper berkebangsaan Argentina bernama Amadeo Carrizo adalah kiper pertama yang mengenakan sarung tangan. Hal tersebut terjadi pada kisaran tahun 1940-an untuk membantu kiper menahan cuaca dingin.

Versi berbeda didapatkan dari buku karangan Paul Simpson dan Uli Hesse yang berjudul "Soccer's Greatest Legends and Lore". Disebutkan bahwa penggunaan sarung tangan untuk kiper memang sudah ada sejak tahun 1900 hingga 1920-an. Kiper asal Jerman yang bernama Heiner Stuhlfauth yang pernah bermain untuk klub Nuremberg pernah mengungkapkan bahwa penggunaan sarung tangan pada kala itu untuk melindungi tangannya dari cuaca hujan dan dingin.

"Ketika hujan, saya bisa menggunakan sarung tangan berbahan wool untuk menghangatkan tangan. Bola yang basah karena terkena air bakal menyulitkan untuk ditangkap. Pelajaran yang penting adalah kita butuh alat bantu untuk membantu tugas kiper" ungkap Heiner dalam buku tersebut.

Penggunaan sarung tangan untuk kiper pun mulai berkembang seiring tahun-tahun berjalan. Salah satu kiper legendaris dunia yang pernah meraih penghargaan pemain terbaik seperti, Lev Yashin, pun juga menggunakan sarung tangan.

Bahan yang digunakan untuk menangkal cuaca dingin mulai berinovasi menjadi bahan yang cukup kuat dan lekat untuk menangkap laju bola. Penggunaan bahan wool mulai ditinggalkan akibat bahan tersebut bakal menyulitkan apabila terkena air.

Penggunaan sarung tangan mulai bergerak menuju ke arah komersial ketika pada tahun 1970-an, perusahaan perlengkapan olahraga asal Jerman memproduksi sarung tangan untuk kiper. Kiper timnas Jerman, Sepp Maier menjadi kiper pertama yang menggunakan sarung tangan model terbaru pada saat itu. Sarung tangan yang longgar dengan tambahan karet pelindung di dalamnya itu membantu timnas Jerman Barat saat itu berhasil jadi juara Piala Dunia tahun 1974.

Sarung tangan yang digunakan oleh Sepp Maier sontak jadi trendsetter di dunia sepak bola. Hal itu membuat seluruh kiper menggunakan sarung tangan dan terus berlangsung hingga saat ini. Bermula dari aksesoris pelindung cuaca dingin, kini bertransformasi menjadi kelengkapan kebutuhan dasar kiper di seluruh dunia. 

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore