Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 00.34 WIB

Usai Tersingkir dari Liga Champions, Erik Ten Hag Ingin Anak Asuhnya Fokus di Liga Premier

Erik ten Hag ketika memimpin anak asuhnya melawan Bayern Munchen pada pertandingan terakhir grup di Liga Champions./REUTERS/Carl Recine

JawaPos.com - Perjalanan Manchester United di kompetisi Eropa berakhir dengan kegagalan 1-0 atas Bayern Munchen.

Pertandingan yang berlangsun pada Rabu (13/12) dini hari, ditanggapi manajer Erik ten Hag dengan mengatakan timnya sekarang dapat fokus untuk meningkatkan kualitas permainan mereka di liga domestik.

Manchester United yang finis di urutan terakhir Grup A, harus menerima kekalahan di Old Trafford.
 
Bahkan, Setan Merah tidak mendapatkan posisi untuk bermain di Liga Europa musim depan karena terpaut satu poin dengan Galatasaray.
 
"Masih banyak hal yang harus diperjuangkan dan sekarang kami bisa fokus, tentu saja, di Liga Premier. Liga Champions adalah level di mana kami ingin bermain, jadi kami harus memberikan segala upaya untuk berada di empat besar liga domestik musim ini agar musim depan kami dapat kembali ke Liga Champions," kata Ten Hag kepada wartawan dikutip dari Reuters.

"Dan tentu saja, kami punya Piala FA, jadi ada banyak hal yang bisa diperjuangkan," imbuhnya.
 
Gol Kingsley Coman pada menit ke-70 mengangkat Bayern meraih kemenangan melawan tim United di Old Trafford.
 
Baca Juga: Tersingkir di Liga Champions, Ten Hag Janji Perbaiki Performa Manchester United

"Kekhawatiran terbesar adalah ketika (Rasmus) Hojlund tidak punya peluang. Mereka tidak menciptakan apa pun," kata mantan gelandang United Paul Scholes dikutip dari TNT Sports. "Ini merupakan perjalanan kompetisi yang sangat buruk."

Hojlund adalah pencetak gol terbanyak United dalam kompetisi Liga Champions dengan mengantongi lima gol.
 
Manajer Bayern, Thomas Tuchel, memberi apresiasi pada lawannya pada pertandingan yang membuat timnya masuk ke babak 16 besar.
 
"Saya hampir selalu bersimpati pada pelatih lain tetapi kami mencoba segalanya untuk memenangkan pertandingan, tapi tentu saja saya bersimpati, dia memiliki banyak pemain kunci yang cedera untuk pertandingan yang menentukan,” kata Tuchel.
 
“Ini bukan masa yang mudah tapi saya cukup yakin dia tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya dan dia tidak membutuhkan nasihat atau dukungan saya, dia cukup berpengalaman untuk melewatinya," lanjutnya.

"Saya tidak mengalami momen yang menyenangkan Sabtu lalu (kekalahan 5-1 di liga dari Eintracht Frankfurt) dan terkadang Anda merasa sangat kesepian sebagai pelatih,” tambahnya.
 
 
Ini adalah keenam kalinya dalam sejarah United mereka tersingkir di babak penyisihan grup, dan kedua kalinya mereka finis di posisi terbawah grup.

Tuchel mengaku terkejut dengan penampilan mereka di babak penyisihan grup.

"Ya, ini adalah klub besar dan bukan apa yang Anda harapkan,” kata sang manajer. "Di grup Anda juga memperkirakan Manchester United akan bersaing untuk memenangkan grup dan mendapatkan tempat di babak 16 besar, namun berdasarkan pengalaman saya, saya dapat mengatakan kepada Anda bahwa kami memiliki grup yang sulit."

"Pertandingannya ketat, hasilnya tipis sehingga Anda bisa melihat segalanya mungkin terjadi hingga hari ini untuk Manchester United. Dalam beberapa pertandingan, permainan berubah dalam sekejap mata."

Setelah tersingkir dari kontes Liga Champions, Manchester United dijadwalkan akan menjamu Liverpool di Anfield pada Minggu (17/12) mendatang untuk dapat mencuri tiga poin dari penggawa Liverpool di liga domestik.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore