Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Juni 2018 | 00.27 WIB

Begini Cara Menentukan Tim yang Lolos ke Babak 16-Besar

ILUSTRASI: Tak hanya jumlah poin, jumlah gol juga menentukan untuk lolos ke babak 16-besar - Image

ILUSTRASI: Tak hanya jumlah poin, jumlah gol juga menentukan untuk lolos ke babak 16-besar

JawaPos.com - Berdasar regulasi, dua tim teratas masing-masing grup di Piala Dunia 2018 berhak atas tiket ke babak 16-besar. Penentuannya akan sangat mudah ketika dua tim memiliki jumlah poin di atas dua tim di peringkat ketiga dan keempat masing-masing grup. Sudah pasti dua tim tersebut yang berhak lolos ke babak 16-besar.

Akan tetapi, dalam perjalanannya tak sesimpel itu. Untuk tim yang jumlah poinnya lebih tinggi dibanding tim lain pada setiap grup dan telah memainkan laga pamungkas, sudah pasti lolos. Namun, ketika ada dua atau lebih tim yang memiliki poin sama hingga laga terakhir fase grup, perlu parameter lain untuk menentukan siapa yang berhak lolos.

Ini juga dipakai untuk menentukan juara dan runner-up grup ketika dua tim teratas masing-masing grup memiliki poin sama hingga laga pamungkas grup.

Berikut cara menentukan posisi setiap tim di masing-masing grup Piala Dunia 2018 berdasar regulasi FIFA:

1. Jumlah Poin
Penentuan pertama adalah dengan jumlah poin masing-masing tim di setiap grup usai laga pamungkas. Dua tim yang memiliki jumlah poin lebih tinggi dari dua tim lainnya, berhak atas tiket babak 16-besar.

2. Selisih Gol
Ketika ada dua atau lebih tim yang memiliki poin sama, untuk menentukan posisi di klasemen akhir, bakal digunakan selisih gol. Artinya, tim yang memiliki selisih gol lebih baik akan berada di atas.

3. Jumlah Gol Memasukkan
Andai pada poin dua tetap sama, untuk menentukan posisi di klasemen akhir dengan melihat jumlah gol yang dibuat masing-masing tim di fase grup bersangkutan. Sederhananya, ketika ada dua atau lebih memiliki selisih gol sama, misal +2, jumlah gol yang dicetak oleh tim bersangkutan akan menjadi penentu. Contoh: Tim A mampu mengemas 5 gol, dan Tim B mencetak 6 gol. Selisih gol sama yakni +2, Tim B yang berhak berada di atas Tim A.

4. Head to Head Poin
Ketika poin pertama hingga ketiga masih sama, maka penentuan selanjutnya menggunakan head to head poin. Artinya ketika ada dua atau lebih tim yang memiliki poin sama, selisih gol sama, dan jumlah gol memasukkan yang sama, maka ditentukan berdasarkan head to head tim bersangkutan.

5. Head to Head Selisih Gol
Andai masih sama, langkah berikutnya adalah memperbandingkan selisih gol dari tim yang bersangkutan.

6. Head to Head Jumlah Gol Memasukkan
Andai masih sama, akan ditentukan dengan perbandingan jumlah gol memasukkan tim terkait.

7. Poin Fair Play
Masih sama lagi, bakal menggunakan penghitungan poin fair play. Yakni berdasarkan perolehan kartu kuning dan merah tim bersangkutan dalam setiap laga di fase grup. FIFA sendiri memang menghitung poin fair play masing-masing tim yang berlaga.

8. Undian FIFA
Langkah pamungkas andai dari poin-poin sebelumnya masih sama, penentuan tim yang lolos sekaligus posisi di atas, akan dilakukan undian.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore